Breaking News:

Internasional

Kongres Pemimpin Dunia dan Agama Memuji Isi Dokumen Mekkah, Utamakan Saling Menghormati

Kongres Pemimpin Dunia dan Agama Tradisional di Kazakhstan, yang dihadiri lebih dari 100 delegasi pemimpin agama yang berpengaruh memuji isi Dokumen M

Editor: M Nur Pakar
Supplied
Sekjen MWL Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa berpidato di sesi pembukaan kongres Kazakhstan 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kongres Pemimpin Dunia dan Agama Tradisional di Kazakhstan, yang dihadiri lebih dari 100 delegasi pemimpin agama yang berpengaruh memuji isi Dokumen Mekkah.

Dokumen tersebut ditandatangani oleh mufti senior, cendekiawan dan pemikir dunia Islam di Mekkah, Arab Saudi, rumah Masjidil Haram.

Dimana, menegaskan pentingnya dalam mempromosikan perdamaian, dialog, kerja sama dan saling menghormati demi kebaikan dunia, seperti dilansir Arab News, Minggu (18/9/2022).

Dr Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (MWL) telah menugaskan Dr Abdul Rahman Al-Zayd, Wakil Sekjen MWL untuk mewakili liga dalam kongres.

Al-Issa mengirimkan rekaman pidato televisi dalam sesi pembukaan kongres, atas undangan Presiden Kazakh Kassym-Jomart Tokayev, bersama Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, di hadapan Paus dan para pemimpin agama.

Dalam pidatonya, Al-Issa membahas pentingnya nilai-nilai bersama, menekankan diplomasi agama alat yang penting dan berpengaruh.

Baca juga: Sekjen Liga Muslim Dunia Temui Sejumlah Menteri Agama di Mekkah, Termasuk Yaqut Khalil Qumas

Khususnya, dalam konteks mempromosikan nilai-nilai ini, seperti yang terlihat di konferensi, dengan tujuan kemanusiaan.

Dia mencatat pentingnya dialog dan komunikasi yang beradab dan budaya.

Dia juga menekankan jauh dari satu sama lain telah menimbulkan kecemasan dan ketakutan dan menciptakan kesenjangan yang melebar seiring waktu karena ilusi dan keraguan.

Dia menambahkan kesalahan dalam persepsi dan penilaian telah mengakibatkan efek negatif yang berbahaya sepanjang sejarah manusia.

Al-Issa membantah tesis yang menganggap agama bertanggung jawab atas beberapa konflik dan perang.

Dengan menyatakan sebagian besar konflik dan perang sepanjang sejarah manusia adalah hasil dari ide-ide yang menyalahkan agama.

Tetapi dalam kenyataannya mereka hanya mengungkapkan pikiran pemiliknya, dan tidak pernah menyatakan agama yang benar atau budaya yang beradab.

Baca juga: Sekjen Liga Muslim Dunia Sampaikan Khutbah Hari Arafah, Ajak Umat Islam Agungkan Allah

Banyak pemimpin Islam yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut memberi pujian terhadap Dokumen Mekkah sebagai pengakuan besar atas pencapaian sejarah dokumen ini.

Juga sebagai titik balik penting dalam sejarah Islam kontemporer, karena konteks keagamaan dan intelektualnya yang merangkul semua aliran Islam.

Dokumen Mekkah disambut di sejumlah platform internasional karena keragaman agama dan budayanya.
Juga diadopsi oleh negara-negara Islam pada pertemuan para menteri luar negeri di Niamey, Niger.

Bahkan, telah diadopsi dalam pelatihan para imam di banyak negara Islam dan negara-negara yang mencakup komunitas Muslim.

Sponsor dokumen ini Raja Salman, yang mensponsori konferensi internasionalnya yang diadakan di Mekkah pada 2019, yang diselenggarakan oleh MWL.

Dengan persetujuan sekitar 1.200 mufti dan cendekiawan dan lebih dari 4.500 pemikir Islam.(*)

Baca juga: Sekjen Liga Muslim Dunia Temui Pemimpin Kamboja di Phnom Penh, Dari Raja Sampai Patriark Budha

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved