Breaking News:

Berita Malaysia

Kisah Pilu Aida, TKW Asal Lhoknga Aceh Besar Alami Sakit Parah di Malaysia, Ini Keinginannya

Aida dengan suara yang begitu lemas dan nafas tak teratur, mengungkapkan kondisinya terkini. "Tolong saya. Saya ingin pulang ke kampung" katanya.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Aida (39), asal Gampong Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar yang sudah sakit-sakitan sejak dua tahun terakhir di Malaysia. 

Kisah Pilu Aida, TKW Asal Lhoknga Aceh Besar Alami Sakit Parah di Malaysia, Ini Keinginannya

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR – Seorang warga Aceh yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia mengalami sakit parah.

Adalah Aida (39), asal Gampong Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar yang sudah sakit-sakitan sejak dua tahun terakhir.

Hal itu diungkapkannya dalam satu video yang dikirim kepada Ketua Bireuen Bersatu Aceh Malaysia, Haikal.

Video tersebut kemudian diteruskan Haikal melalui WhatsApp (WA) kepada redaksi Serambinews.com, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Tangisan Keluarga di Nagan Raya Pecah Saat Sambut Kedatangan Jenazah TKW yang Meninggal di Malaysia

Aida dengan suara yang begitu lemas dan nafas tak teratur, mengungkapkan kondisinya terkini.

“Neu tulong lon. Lon keneuk woe gampong. (Tolong saya. Saya ingin pulang ke kampung)” ujarnya mengawali rekaman tersebut.

Ia mengatakan, kedua tangan dan kakinya sudah mati rasa (kebas) selama dua tahun.

“Jino lon ka susah bak ku jak. Ka lhee go minggu nyoe. (sekarang saya sudah susah untuk berjalan. Sudah tiga minggu ini),” ujarnya dengan surah nafas yang tak normal lagi.

Tak hanya itu, Aida juga sudah merasakan seluruh badannya kedinginan.

“Kaleuh meu ubat, tapi hana kureung. (sudah berobat tapi tidak berkurang),” tambahnya.

Baca juga: Warga Aceh di Malaysia Biayai Kepulangan Ibu dan Tiga Anaknya yang Terlantar ke Aceh Utara

Ia ingin sekali bisa pulang ke Aceh, namun terkendala dengan biaya.

“Lon ureung hana. Keluarga lon pih ureung hana. Keneuk woe gampong lon hana biaya. Untuk meubat pih hana le dana,” ungkap Aida.

(Saya orang tak berada. Keluarga saya juga orang tidak berada. Mau pulang kampung tidak ada biaya. Bahkan untuk berobat saya tak punya uang).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved