Breaking News:

Berita Pidie

Honor Ratusan Guru Kontrak di Pidie Segera Cair: Kita Tunggu Verifikasi Berkas

Sempat dilakukan protes oleh para guru tersebut bahkan melakukan audiensi ke Pj Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto MSi

Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie, Yusmadi MPd 

Sempat dilakukan protes oleh para guru tersebut bahkan melakukan audiensi ke Pj Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto MSi

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sedikitnya 386 guru kontrak di Pidie yang tidak lulus Program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) akan segera dibayar honornya.

Honor mereka tertunggak hingga sembilan bulan. Nilainya Rp 600.000 per orang per bulan.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie, Yusmadi MPd, Selasa (20/9/2022). Ia memastikan akan segera merapel honor guru kontrak tersebut.

Diketahui, honor guru kontrak ini belum dibayar sejak Januari hingga September 2022.

Sempat dilakukan protes oleh para guru tersebut bahkan melakukan audiensi ke Pj Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto MSi beberapa waktu lalu.

Namun setelah dinanti, sekaranglah baru ada hasil nasib mereka yang sudah bekerja belum ada jerih.

Kadisdik Pidie, Yusmadi Kasem.
Kadisdik Pidie, Yusmadi Kasem. (For Serambinews.com)

"Kita targetkan pencairan honor ratusan tenaga kontrak akan dicairkan Oktober 2022," kata Yusmadi.

Syaratnya ada sejumlah berkas harus dilengkapi guru kontrak tersebut. Termasuk di antaranya keterangan kontrak, hingga absensi. "Bisa dihubungi langsung petugas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie," katanya.

Di samping itu ia mengatakan, adanya regulasi dan mencegah terjadinya penyimpangan maka honor akan dibayar sejak Januari hingga Mei atau lima bulan nominal Rp 600.000 per bulan per orang.

Nah, bagaimana sisa bulan berikutnya belum dibayar yakni Juni hingga September?

Sementara, Anggota Komisi V DPRK Pidie, H Abdullah Ali MAg mengusulkan supaya sisa bulan belum ada dana ini bisa ditalangi dengan Dana BOS di sekolah.

"Cuma harus ada arahan dari Kadis sehingga bisa dialokasikan dari dana tersebut," pungkasnya.(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved