Breaking News:

Internasional

Tuntutan Pencairan Tabungan di Bank Tinggi, Lebanon Tutup Seluruh Perbankan

Seluruh Bank Lebanon menutup operasional selama tiga hari mulai Senin (19/9/2022) sampai Rabu (21/9/2022).

Editor: M Nur Pakar
AFP
Nasabah berdiri di depan Bank Byblos yang ditutup di Ghazieh, selatan Lebanon 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Seluruh Bank Lebanon menutup operasional selama tiga hari mulai Senin (19/9/2022) sampai Rabu (21/9/2022).

Hal itu menyusul keputusan Asosiasi Bank yang bertujuan mencegah pembobolan dan penahanan oleh para nasabah terhadap karyawan Bank.

Apalagi, telah terjadi serangkaian insiden di cabang bank, dengan nasabah berusaha menarik tabungan dolar AS yang telah dibekukan selama tiga tahun, seperti dilansir AFP, Selasa (20/9/2022).

Menteri Dalam Negeri Bassam Mawlawi menggambarkan pembobolan bank di Beirut dan daerah lain sebagai terorganisir.

Asosiasi Perbankan menuntut agar diambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin keselamatan karyawan dan nasabah, serta untuk menjaga hak-hak para nasabah.

Beberapa departemen bank sentral tetap berfungsi secara administratif pada Senin (19/9/2022).

Baca juga: Jalanan Lebanon Mulai Tenang, Usai Lima Nasabah Bersenjata Mainan Serbu Bank

Tetapi bank sentral tidak terpengaruh oleh penutupan bank.

Nilai tukar dolar AS di pasar gelap gagal naik secara signifikan seperti yang diharapkan.

Hal itu sebagai akibat dari gejolak politik dan keamanan di negara itu, dengan nilai tukar mencapai 38.350 pound Lebanon.

Ketika cabang bank dibuka kembali, sejumlah bank merencanakan langkah-langkah perlindungan diri yang ketat.

Dimana, seluruh nasabah diperiksa dan hanya menerima mereka yang memiliki janji temu terjadwal.

Presiden Asosiasi Deposan Lebanon, Hassan Moghnieh memperingatkan penutupan tidak akan menyelesaikan krisis yang sedang berlangsung.

Baca juga: Bank Lebanon Dibanjiri Nasabah, Umumkan Tutup Tiga Hari, Penarikan Paksa Tabungan Terus Berlanjut

Dikatakan, ketika dibuka kembali, bank mungkin menyaksikan gelombang perampokan baru, yang berarti solusinya ada di tempat lain.

Pada Senin (19/9/2022) pagi, sejumlah aktivis mencoba masuk ke Istana Keadilan di Beirut sebagai protes atas penahanan aktivis yang terlibat dalam perampokan bank.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved