Breaking News:

Berita Langsa

Hindari Penyalahgunaan Data BSU, Pekerja Diimbau Pakai Kanal Resmi, bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id

Kurniawan menyebutkan, BSU tahun 2022 yang disalurkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan kembali memercayakan BPJamsostek sebagai par

Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJamsostek, Oni Marbun 

Kurniawan menyebutkan, BSU tahun 2022 yang disalurkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan kembali memercayakan BPJamsostek sebagai partner dalam menyediakan data pekerja.

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Untuk menghindari penyalahgunaan data Bantuan Subsidi Upah atau BSU tahun 2022, BPJamsostek menghimbau pekerja agar memakai kanal resmi.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar dan menyesatkan, bagi pekerja yang ingin mengetahui apakah dirinya layak sebagai calon penerima BSU atau tidak, dapat mengakses kanal resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Langsa, Muhammad Kurniawan  kepada Serambinews.com, Rabu (21/9/2022).

Kurniawan menyebutkan, BSU tahun 2022 yang disalurkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan kembali memercayakan BPJamsostek sebagai partner dalam menyediakan data pekerja.

"Data pekerja itu untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU, mengimbau kepada calon penerima untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapa pun," ujarnya.

Seperti disampaikan Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJamsostek, Oni Marbun, pekerja agar jangan terkecoh atas maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Bukan Cuma Pekerja Aktif, Pegawai yang Di-PHK Ternyata Bisa Dapat BSU Rp 600 Ribu dengan Syarat Ini

Dia menegaskan, adanya berita beredar baik di media online dan media sosial berupa permintaan pengisian data penerima BSU dengan mengatasnamakan BPJamsostek atau Kemnaker, adalah informasi yang tidak benar atau hoaks. 

"Untuk itu, masyarakat pekerja diharapkan bijak dalam memberikan data yang sifatnya pribadi,” jelasnya.

Menurut data BPJamsostek, sampai saat ini sudah ada sebanyak 7,5 juta data calon penerima BSU yang diserahkan kepada Kemnaker. 

Jumlah tersebut terbagi dalam dua tahap, yaitu sejumlah 5.099.915 diserahkan pada tahap pertama dan kemudian tahap kedua sejumlah 2.406.915. 

Setiap data yang diserahkan kepada Kemnaker akan kembali dilakukan check and skrining ulang serta pemadanan data terhadap bantuan pemerintah yang lain, seperti bantuan Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dan lain-lain.

Baca juga: BSU Tahap 2 akan Cair, Begini Cara Cek Penerima BSU Melalui BPJS Ketenagakerjaan dan Laman Kemnaker

Oni Marbun melanjutkan, data yang diserahkan pihaknya kepada Kemnaker merupakan data pekerja yang sudah dilaporkan melalui kanal resmi BPJamsostek.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved