Breaking News:

Berita Jakarta

Jokowi Pastikan Listrik 450 VA Tak Dihapus

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah isu terkait penghapusan daya listrik 450 VA (Volt Ampere)

Editor: bakri
BPMI Setpres
Presiden Jokowi 

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyebutkan, saat ini bukan waktu yang tepat untuk menghapus daya listrik 450 VA dan dialihkan ke 900 VA.

Ia menilai, saat ini wacana tersebut kurang tepat diimplementasikan lantaran peningkatan ke daya 900 VA berpotensi meningkatkan penggunaan listrik yang selaras dengan peningkatan biaya.

"Kalau daya listrik naik pasti akan ada dampaknya.

Otomatis pembayarannya yang mengikuti 900 VA.

Baca juga: Pemerintah Naikkan Tarif Listrik Mulai 1 Juli 2022

Nah itu kan nggak jelas, apalagi dikemukakan pada saat-saat seperti ini.

Jadi sensitif," ujarnya, Jumat (16/9/2022) lalu.

Namun Arifin tak memungkiri memang pemerintah saat ini tengah fokus melakukan berbagai upaya perbaikan ketepatan sasaran subsidi listrik 450 VA.

Pembaharuan data akan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat.

Pandemi, kata Arifin, memang telah mengubah data subsidi listrik 450 VA.

Sehingga perlu kembali dilakukan pembaharuan agar tepat sasaran.

Isu penghapusan daya 450 VA sebelumnya mengemuka setelah pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sepakat menghapus daya listrik 450 VA untuk rumah tangga.

"Kami sepakat dengan pemerintah untuk (menaikkan) 450 VA menjadi 900 VA, dan 900 VA jadi 1.

200 VA," kata Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah saat rapat Panja dengan Kementerian Keuangan tentang RUU APBN 2023, Senin (12/9/2022) lalu.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menyelaraskan antara suplai dan permintaan listrik.

Meski dinaikkan, tambah Said Abdullah, kelompok masyarakat miskin ini akan tetap mendapat subsidi tarif listrik. (tribun network/fik/dod)

Baca juga: Mulai Besok Tarif Listrik Naik, Berikut Ini 5 Golongan yang Terkena Kenaikan Tarif

Baca juga: Siap-siap, Tarif Listrik Naik Per 1 Juli

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved