Kesehatan
Mengenal Hernia Inguinalis dan Penyebabnya, Diidap Anak Rizky Billar dan Lesti Kejora hingga Operasi
Apa itu Hernia Inguinalis? Penyakit yang diidap anak Rizky Billar dan Lesti Kejora yang baru saja melakukan operasi.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Mengenal Hernia Inguinalis dan Penyebabnya, Diidap Anak Rizky Billar dan Lesti Kejora hingga Operasi
SERAMBINEWS.COM - Apa itu Hernia Inguinalis? Penyakit yang diidap anak Rizky Billar dan Lesti Kejora yang baru saja melakukan operasi.
Putra Rizky Billar dan Lesti Kejora, Muhammad Leslar Al-Fatih Billar atau akrab disapa Baby L kemarin baru saja menjalani operasi hernia Inguinalis.
Usai menjalani operasi, Rizky Billar mengabarkan kondisi terkini putra sematawayangnya itu.
Rizky Billar menceritakan kondisi terkini Baby L pasca operasi.
"Alhamdulillah operasi Al-Fatih berjalan lancar. Terima kasih orang2 baik yang sudah mendoakan," tulis Rizky Billar dalam Instagram Story miliknya, Rabu (21/9/2022).
Lebih lanjut, Rizky Billar mengungkap jika anaknya mengidap Hernia Inguinalis.
Baca juga: Operasi Baby L Anak Lesti Kejora Lancar, Rizky Billar Ungkap Kondisi Anak Idap Hernia Inguinalis
Kondisi tersebut yang akhirnya mengharuskan bayi kelahiran 26 Desember 2022 harus segera dioperasi.
"Bagi yang pengen tau Fatih sakit apa, Fatih itu sakit Hernia Inguinalis ya, penyebabnya apa, faktornya apa, bisa tanya mbah google," pungkas Rizky Billar dalam unggahannya.
Apa itu Hernia Inguinalis?
Dilansir dari Kompas.com, Hernia Inguinalis terjadi ketika jaringan tubuh, seperti bagian dari usus, menonjol melalui titik lemah di otot perut.
Tonjolan yang dihasilkan bisa menyakitkan, terutama saat batuk, membungkuk atau mengangkat benda berat.
Namun, banyak hernia tidak menyebabkan rasa sakit.
Hernia inguinalis tidak selalu berbahaya.
Akan tetapi penyakit ini tidak membaik dengan sendirinya dan dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.
Baca juga: Anak Rizky Billar dan Lesty Kejora Jalani Operasi Hernia, Dokter Ungkap Kondisi Terkininya
Penyebab
Beberapa faktor risiko potensial dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami hernia inguinalis.
Salah satu penyebab potensial atau faktor risiko adalah kelemahan pada dinding perut.
Tekanan pada area yang melemah dapat menyebabkan hernia inguinalis terjadi.
Beberapa faktor risiko lainnya, antara lain:
- Kecenderungan genetik
- Lahir prematur
- Kista fibrosis
- Hernia inguinalis sebelumnya
- Sembelit kronis
- Obesitas atau kelebihan berat badan
- Batuk kronis
- Kehamilan.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Operasi Hernia? yang Akan Dijalani Anak Lesti Kejora dan Rizky Billar
Gejala
Hernia inguinalis bisa saja tidak menimbulkan rasa sakit atau tidak menimbulkan gejala, terutama saat pertama kali muncul.
Gejala yang dapat berkembang meliputi:
- Tonjolan di salah satu atau kedua sisi selangkangan
- Nyeri pada selangkangan, terutama saat mengangkat benda, batuk atau berolahraga
- Perasaan lemas, berat, atau terbakar di selangkangan
- Pembengkakan skrotum (kantung seperti bagian dari alat kelamin laki-laki di bawah penis).
Diagnosis
Pemeriksaan fisik biasanya diperlukan untuk mendiagnosis hernia inguinalis.
Dokter akan memeriksa adanya tonjolan di area selangkangan.
Jika diagnosis belum cukup jelas, dokter dapat melakukan tes pencitraan, seperti USG perut, CT scan atau MRI.
Perawatan
Terkadang penyedia layanan kesehatan dapat mendorong hernia inguinalis kecil kembali ke perut dengan pijatan lembut.
Jika ini tidak berhasil, pembedahan mungkin diperlukan.
Hernia inguinalis tidak membaik atau hilang dengan sendirinya.
Jika didiagnosis dengan hernia inguinalis, dokter kemungkinan besar akan merekomendasikan operasi.
Cari perawatan segera jika tonjolan hernia berubah menjadi merah, ungu atau gelap.
Temui dokter jika memiliki tonjolan yang menyakitkan atau terlihat di selangkangan.
Tonjolan tersebut kemungkinan akan lebih terlihat saat berdiri.
Komplikasi
Komplikasi hernia inguinalis meliputi:
- Tekanan pada jaringan sekitarnya
- Hernia inkarserata
- Merasa tercekik.
Pencegahan
Seseorang tidak dapat mencegah cacat bawaan yang membuat rentan terhadap hernia inguinalis.
Namun, kiat berikut dapat mengurangi ketegangan pada otot dan jaringan perut:
- Pertahankan berat badan yang sehat
- Konsumsi makanan berserat tinggi
- Angkat benda berat dengan hati-hati atau hindari mengangkat beban berat
- Berhenti merokok. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-hernia-pada-anak.jpg)