Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pertama Sejak Perang Dunia II, Putin Umumkan Mobilisasi Militer ke Ukraina, Mencapai 300.000 Tentara

Putin sebelumnya telah memperingatkan Barat dan telah menegur negara-negara NATO karena memasok senjata untuk membantu Ukraina.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Zaenal
Serambi On TV
Vladimir Putin Bersumpah Akan Bertindak Lebih Serius, Ancam Gunakan Nuklir untuk Serang Ukraina 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi sebagian pasukan cadangan di Rusia pada, Rabu (21/9/2022).

Media barat menilai, Putin mempertaruhkan langkah yang sangat tidak populer menyusul serangkaian kemunduran yang memalukan bagi pasukannya, hampir tujuh bulan setelah menginvasi Ukraina.

Associated Press, kantor berita yang berpusat di New York, Amerika Serikat, dalam sebuah artikel yang dikutip Serambinews.com dari Yahoo News menulis, ini adalah panggilan militer cadangan pertama di Rusia, sejak berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945.

Artikel itu menilai, langkah Putin ini pasti akan semakin memicu ketegangan antara Rusia dengan negara-negara Barat yang mendukung Ukraina.

Mereka bahkan mencemooh langkah Putin itu “sebagai tindakan kelemahan.”

Langkah itu juga diberitakan telah membuat orang Rusia berebut untuk membeli tiket pesawat ke luar negeri.

Diberitakan juga, pengumuman mobilisasi besar-besaran tentara Rusia ke Ukraina, terjadi setelah pihak berwenang Rusia mencoba merekrut lebih banyak pejuang ke dalam batalyon sukarelawan.

Selain itu juga muncul laporan perekrutan yang meluas di penjara, karena Kremlin telah berjuang untuk mengisi kembali pasukannya.

Pemimpin Rusia itu, dalam pidato televisi selama tujuh menit kepada negara yang disiarkan Rabu pagi, juga memperingatkan Barat bahwa dia tidak menggertak menggunakan semua cara yang dia miliki untuk melindungi wilayah Rusia.

Ini dinilai menjadi referensi terselubung untuk kemampuan nuklir Rusia.

Putin sebelumnya telah memperingatkan Barat dan telah menegur negara-negara NATO karena memasok senjata untuk membantu Ukraina.

Baca juga: Rusia Dilarang Ikut Kualifikasi Piala Eropa 2024, Sanksi Terkait Invasi ke Ukraina Masih Berlaku 

Baca juga: Donbas dan Kherson Gelar Referendum Untuk Bergabung dengan Rusia, Ukraina Serbu Luhansk

Total 300 Ribu Tentara

Jumlah total tentara cadangan yang dipanggil bisa mencapai 300.000, kata para pejabat, dilasir AP.

Mobilisasi parsial kemungkinan akan meningkatkan kecemasan, atau menabur keraguan, di antara orang Rusia tentang perang di Ukraina.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved