Breaking News:

Berita Aceh Timur

Polsek Peureulak Amankan 11 Sepmor Berknalpot Brong

Karena mengganggu kenyamanan warga, Polres Aceh Timur, melalui Polsek Peureulak, mengamankan 11 unit sepeda motor berknalpot brong

Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
Dok Polres Aceh Timur
Polres Aceh Timur, melalui Polsek Peureulak, mengamankan 11 unit sepeda motor berknalpot brong pada Selasa (20/09/2022) malam. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Karena mengganggu kenyamanan warga, Polres Aceh Timur, melalui Polsek Peureulak, mengamankan 11 unit sepeda motor ber knalpot brong pada Selasa (20/09/2022) malam. 

Kapolsek Peureulak, Iptu Supriyadi, mengatakan penertiban sepeda motor ber knalpot brong itu menindaklanjuti laporan masyarakat karena sering merasa terganggu dan tidak nyaman dengan suara bising kendaraan yang tidak standar tersebut.

 Iptu Supriyadi mengatakan, penindakan ini dilakukan karena sebelumnya, pihaknya sudah beberapa kali memberi peringatan kepada para pengguna knalpot brong agar mengganti knalpot sepeda motor mereka sesuai dengan standart.

Tapi, kata Kapolsek, peringatan itu tidak diindahkan, dan mereka tetap mengulanginya, sehingga personel Polsek mengambil tindakan dengan mengamankan sepeda motor para pengendara berknalpot brong tersebut yang didominasi anak remaja.

Baca juga: Reskrim Polres Aceh Timur, Abdya dan Lhokseumawe Datangi Polres Bireuen

Dalam kesempatan itu, Kapolsek mengajak masyarakat untuk menciptakan wilayah Peureulak yang aman, nyaman, dan bebas dari penggunaan knalpot brong.

Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah SIK, melalui Kasihumas AKP AS Nasution SH juga mengatakan bahwa pihaknya akan menindak setiap kendaraan bermotor yang memiliki knalpot tidak sesuai standar.

Karena hal tersebut pelanggaran karena tidak memenuhi persyaratan teknis lalulintas serta ketertiban umum.

Kasi Humas, mengatakan setiap pengendara yang mengemudikan sepeda motor di jalan raya dengan tidak memenuhi persyaratan teknis dan tidak layak jalan, bisa dipidana paling lama satu bulan penjara atau denda paling banyak Rp. 250.000.

Hal itu sesuai dengan Pasal 285 Ayat 1 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.(*)

Baca juga: Kisah Asmara Pria Arab, Mengaku Sudah Menikahi 53 Wanita Berbeda, Ada yang Bertahan Semalam Saja

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved