Breaking News:

Berita Bireuen

Terdakwa Judi Online di Bireuen Tunjukkan Ekspresi Aneh Saat Dicambuk, Eksekusi Pun Sempat Terhenti

Prosesi uqubat cambuk bagi terdakwa judi online di daerah dijuluki Kota Santri ini berlangsung di halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Rabu (21

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Kejari Bireuen
Ekspresi terdakwa judi online saat dicambuk oleh algojo Kejari Bireuen di halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Rabu (21/9/2022) 

Prosesi uqubat cambuk bagi terdakwa judi online di daerah dijuluki Kota Santri ini berlangsung di halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Rabu (21/9/2022).   

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Satu dari dua terdakwa judi online di Kabupaten Bireuen, Aceh, menunjukkan ekspresi aneh saat dicambuk, sehingga pelaksanaan cambuk oleh algojo dari Kejari Bireuen itu sempat terhenti. 

Prosesi uqubat cambuk bagi terdakwa judi online di daerah dijuluki Kota Santri ini berlangsung di halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Rabu (21/9/2022).   

Dua terdakwa maisir atau judi online game chip hinggs domino yang dihukum cambuk itu, yakni Hendri Bin Mawardi. 

Ia dihukum uqubat ta'zir cambuk 35 kali dan dikurangi selama terdakwa dalam tahanan selama 40 hari (dianggap dua kali cambuk), sehingga hukuman terhadapnya 33 kali cambuk lagi.

Terdakwa satu lagi, Basri Bin Ali dihukum uqubat ta'zir cambuk 10 kali dan dikurangi selama dalam tahanan 40 hari (dianggap dua kali cambuk), sehingga ia dicambuk delapan kali lagi. 

Nah, saat prosesi hukuman cambuk di halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen sudah siap untuk dilaksanaka, algojo dari Kejari Bireuen naik ke panggung.

Baca juga: Memberantas Judi Online

Eksekusi cambuk pertama terhadap terdakwa Hendri, eksekusi cambuk ini awalnya berjalan lancar hingga 14 kali. 

Namun, tiba-tiba sempat terhenti sesaat hitungan ke-15. 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved