Breaking News:

Jurnalisme Warga

Profesor Azyumardi Azra, Guruku yang Menginspirasi

Saya ingin memanfaat kesempatan emas tersebut dengan membawa dan memperlihatkan kepada beliau rencana tema disertasi saya dalam wujud dua halaman

Editor: bakri
Profesor Azyumardi Azra, Guruku yang Menginspirasi
FOR SERAMBINEWS.COM
MISRI A. MUCHSIN, Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Darussalam, melaporkan dari Banda Aceh

Jadi, umat Islam idealnya kaya sehingga naik martabatnya!” Begitu ungkapan beliau yang amat terkesan bagi saya dan menjadi rangsangan tersendiri untuk menghadirkan kos-kosan berbudaya islami di Banda Aceh, demi menjaga mahasiswa kita dari ancaman moralitas walaupun sudah menerapkan syariat Islam.

Komunikasi dengan Prof Azra

Alhamdulillah, seusai sidang promosi doktor saya pada 27 Agustus 2003 dan saya pulang ke Aceh, komunikasi saya dengan Prof Azra tergolong rutin.

Terutama dalam wujud WA pada setiap Lebaran dan Tahun Baru Hijriah.

Akan tetapi, dalam wujud pertemuan fisik sudah lumayan lama.

Terakhir ketika kami sama-sama jadi narasumber dan juga E.

Edwards McKinnon pada Seminar Nasional: Aceh Pusat Peradaban Islam Terawal di Asia Tenggara, pada 17 Februari 2020.

Dalam seminar itu beliau sependapat untuk mengatakan Peureulak atau Pase sebagai Pusat Peradaban Islam terawal di Asia Tenggara.

Adapun Barus, paling untuk dikatakan sejarah awal kedatangan Islam ada kemungkinan, tetapi berwujud peradaban- kebudayaan tidak memungkinkan di sana karena tidak ada jejak sejarah yang meyakinkan.

Oleh karenanya, penetapan Titik Nol Islam di Barus yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo, Prof Azra tidak menyetujuinya.

Masih banyak hal lain yang mencerahkan pemikiran umat dari Prof Azra dan beliau terus berbuat tanpa henti, melalui forum-forum semina, ceramah, dan karya-karya tulis beliau.

Rencana pengabdian beliau terakhir menghadiri seminar di Malaysia pada Sabtu (17/9/2022) bersama narasumber lainnya, Anwar Ibrahim, di samping menjalankan tugas Ketua Dewan Pers yang beliau sandang terakhir.

Namun, Allah berkehendak lain, Prof Azyumardi Azra mengembuskan napas terakhir, di Rumah Sakit Serdang Selangor, Malaysia, hari Minggu (18/9/2022), tepatnya pukul 12.30 waktu setempat, atau 11.30 WIB.

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu.

Selamat jalan, Guruku! Perjalanan ke hadirat Ilahi Rabb, ke alam baka, alam di sana kita nanti akan berkumpul semua. (misri.muchsin@ar-raniry.ac.id)

Baca juga: Azyumardi Azra Minta Yaqut Hati-hati Beri Pernyataan, Menteri Agama: Cuma Sebatas Semangati Santri

Baca juga: INNALILLAHI, Prof Azyumardi Azra Meninggal Dunia di Malaysia

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved