Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Verifikasi Berkas Non ASN di Lhokseumawe Masih Berlangsung, Kesiapan Capai 80 Persen

Kebijakan itu pun diambil karena mulai tahun depan tidak ada lagi honorer di kantor kementerian dan pemerintah daerah seluruh Indonesia.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nur Nihayati
Serambi Indonesia
Pegawai BKPSDM Lhokseumawe melakukan verifikasi berkas non-ASN sebelum diinput ke aplikasi BKN, Kamis (8/9/2022). 

Kebijakan itu pun diambil karena mulai tahun depan tidak ada lagi honorer di kantor kementerian dan pemerintah daerah seluruh Indonesia.


Lappran Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, hingga Kamis (22/9/2022) masih terus men verifikasi berkas non Aparatur Sipil Negara (ASN).

Untuk diketahui, verifikasi berkas non ASN dilakukan sesuai dengan permintaan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.

Kebijakan itu pun diambil karena mulai tahun depan tidak ada lagi honorer di kantor kementerian dan pemerintah daerah seluruh Indonesia.

Kabid Pengadaan dan Penilaian kinerja ASN BKPSDM Lhokseumawe, Vera Nandalia SSTP MAP., kembali menjelaskan, setelah pihaknya mendapatkam arahan dari
Kemenpan RB RI, maka pada awal Agustus 2022 telah menyurati seluruh instansi di Kota Lhokseumawe untuk mendata seklagus mempersiapkan berkas yang dibutuhkan, untuk selanjutnya diserahkan kepada pihaknya.

Sedangkan masa penyerahan berkas mulai 10 Agustus -5 September 2022.

Menurutnya, mulai 6 September 2022, pihaknya sudah mulai melakukan verifikasi berkas.
Bila berkas dinyatakan memenuhi syarat, maka langsung dimasukan ke aplikasi yang telah disediakan BKN.

Sehingga sampai saat ini diperkirakan sudah ada 80 persen yang datanya sudah terinput ke aplikasi BKNn

Diakuinya juga, di awal-awal dilakukan verifikasi, sempat ditemukan sejumlah berkas yang tidak lengkap, seperti masa kerja belum cukup yakni per 31 Desember 2021 belum capai satu tahun dan ada juga karena umur yang belum mencapai 20 tahun per tahun 2021. Otomatis data mereka tidak bisa diinput ke aplikasi BKN.

"Namun dalam beberapa hari terakhir ini, kita tidak lagi temukan yang tidak memenuhi. Bila ada pun hanya kekurangan dokumen, sehingga diarahkan untuk dilengkapi kembali," paparnya.

Selain itu, Vera juga menjelaskan, sesuai waktu yang diberikan, proses verifikasi harus tuntas sebelum 30 Oktober 2022. Namun pihaknya optimis, verifikasi akan tuntas sebelum batas waktu berakhir.

Ditanya berapa jumlah non ASN di Kota Lhokseumawe, Vera, mengaku masih tetap belum bisa memastikan.

Namun data sementara, 227 tenaga honor daerah (Honda) grade A, sebanyak 1.506 tenaga honor kategori grade B. Lalu Tenaga Harian Lepas (THL) kategori grade C dengan jumlah 2.753 orang.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved