Breaking News:

Video

VIDEO VIRAL Aksi Petani Mengamuk dan Membabat Habis Tanaman Karena Anjloknya Harga Sayuran

Aksi pembabatan beberapa jenis sayuran oleh sejumlah petani sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Editor: Thesi Suryadi

SERAMBINEWS.COM - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran menanggapi beredarnya video petani merusak sayur siap panen karena kecewa harga anjlok.

Penurunan harga sayur secara signifikan, kata Tisna, diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah cuaca.

Menurutnya, semua sesuai dengan hukum ekonomi, apabila ketersediaan barang yang melebihi kebutuhan akan mempengaruhi harga.

Tidak hanya itu, rantai distribusi yang terlalu panjang membuat harga sayuran di tingkat petani jatuh dibanding harga di tingkat konsumen.

Sementara harga bawang di tingkat petani hanya Rp 17.000 per kilogram, sehingga jika dibandingkan dengan harga tingkat konsumen terdapat selisih sampai Rp 23.000 per kilogram.

Baca juga: VIDEO Akhir Kisah Muhamad Ali, Bule Lebanon yang Ngamuk dan Ancam Pemilik Kos di Bali

Baca juga: VIDEO VIRAL Bule Lebanon Ngamuk dan Ancam Pemilik Kos di Bali

Baca juga: VIDEO VIRAL Emak-emak Ngamuk dan Maki Karyawan JCo Serang, Tuding Genit ke Suaminya

Aksi pembabatan beberapa jenis sayuran oleh sejumlah petani sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam video yang beredar tampak seorang petani membabat sayuran di sebuah ladang menggunakan sebilah parang.

Dia juga menendang sayuran di ladangnya.

Dalam video lain, seorang petani juga membabat bawang daun di sebuah ladang.

Agung Rizky Yudha, pengunggah video tersebut, membenarkan para petani tersebut merasa kecewa dan frustasi.

Sayuran yang mereka tanam berbulan-bulan tersebut mengalami penurunan harga yang signifikan. (*)

Sumber: Tribun-Medan.com
Video Editor: @thesisuryadi
Narator: @suhiyazahrati

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved