Breaking News:

Internasional

Dubes Arab Saudi di Jordania Puji Raja Abdullah II, Terus Mendukung Kemerdekaan Palestina

Duta Besar Arab Saudi untuk Jordania Naif bin Bandar Al-Sudairi memuji pidato yang dibuat oleh Raja Abdullah II di Majelis Umum PBB pada Selasa (20/9/

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Duta Besar Arab Saudi untuk Jordania, Naif bin Bandar Al-Sudairi 

SERAMBINEWS.COM, AMMAN - Duta Besar Arab Saudi untuk Jordania Naif bin Bandar Al-Sudairi memuji pidato yang dibuat oleh Raja Abdullah II di Majelis Umum PBB pada Selasa (20/9/2022).

Raja Jordania itu menghadirkan berbagai solusi untuk krisis global, khususnya masalah Palestina yang masih diduduki Israel.

Dalam sebuah wawancara dengan Jordan News Agency pada Kamis (22/9/2022) atau bertepatan Hari Nasional Arab Saudi, Naif bin Bandar Al-Sudairi juga memuji hubungan dekat kedua negara.

“Koordinasi antara kedua kerajaan berlangsung setiap hari di berbagai tingkatan,” katanya.

“Riyadh selalu ingin melanjutkan konsultasi dan kerja sama bersama untuk melayani kepentingan bersama dan negara-negara Arab dan Islam.”

Al-Sudairi juga memuji iklim investasi Jordania yang menarik dan terhormat.

Baca juga: Sekjen Liga Arab dan Sekjen PBB Bahas Pendudukan Israel di Palestina

Dia mencatat Arab Saudi menempati urutan pertama di antara investor asing di Jordania.

Investor Arab Saudi terlibat dalam proyek kereta api yang menghubungkan Aqaba ke Amman.

Kemudian, Proyek Pengangkut Air Nasional, skema listrik dan proyek kota medis senilai $500 juta di jalan raya bandara.

Al-Sudairi menambahkan sekitar 600.000 warga Jordania bekerja di Arab Saudi, lebih banyak daripada di negara asing lainnya, dan memuji keterampilan mereka di berbagai bidang.

Dia juga memuji kepemimpinan Raja Abdullah dalam berinvestasi di sumber daya manusia, yang menurutnya telah membantu menjadikan Yordania sumber pekerja terampil yang disegani," ujarnya.

Utusan itu menekankan dukungan penuh dan tegas Arab Saudi untuk tujuan Palestina.

Baca juga: Emir Qatar Minta Masyarakat Internasional Tekan Israel, Akhiri Pendudukan di Palestina

Dia menyoroti komitmennya untuk mendukung rakyat Palestina, mendukung solusi dua negara dan perwalian Hashemite atas tempat-tempat suci Jerusalem.

Arab Saudi menjadi negara pertama yang meluncurkan Prakarsa Perdamaian Arab di KTT Fez tahun 1980, dan yang kedua di KTT Beirut tahun 2002, kata Al-Sudairi.

Dia juga mengatakan Israel tidak akan mencapai perdamaian kecuali hak-hak rakyat Palestina dipulihkan.
Sebuah poin juga dibuat oleh Raja Abdullah dalam pidatonya di PBB.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved