Breaking News:

Berita Bireuen

Warga Bireuen Ditangkap di Pidie, Hina Ketua DPRK di Tiktok

Seorang warga Gampong Samuti Aman, Gandapura, Bireuen berinisial Tar alias Midi (42) ditangkap tim Polres Bireuen sekitar pukul 21.00 WIB

Editor: bakri
Foto dok Polres Bireuen
Seorang warga Samuti Aman, Gandapura, Bireuen ditangkap, Rabu (21/09/2022) saat berada di Simpang Tiga, Pidie. 

BIREUEN - Seorang warga Gampong Samuti Aman, Gandapura, Bireuen berinisial Tar alias Midi (42) ditangkap tim Polres Bireuen sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu (21/9/2022), di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.

Pria tersebut ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana penghinaan/pencemaran nama baik melalui media elektronik Tiktok.

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK kepada Serambi, Kamis (22/9/2022), mengatakan, pria yang ditangkap karena melakukan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian.

Perbuatan atau pelanggaran Tar alias Midi sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

"Penangkapan itu berdasarkan Laporan Polisi Nomor:LP.B/213/IX/2022/SPKT/POLRES BIREUEN/POLDA ACEH, tanggal 19 September 2022, pelapor atas nama Rusyidi Mukhtar SSos," ujar Kasat Reskrim Bireuen, Menyangkut kronologis kejadian penghinaan berdasarkan laporan, kata Kasat Reskrim, pada hari Senin (19/09/2022) pelapor mendapatkan informasi dari sejumlah orang bahwasannya sudah beredar sebuah video dari akun Tiktok MIDIBARET.

Isi video tersebut bermuatan atau berisi seorang laki-laki yang sedang swavideo dan memaki-maki Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar S Sos alias Ceulangiek.

Setelah informasi diterima dan melihat video tiktok tersebut, Ketua DPRK Bireuen merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bireuen.

Berdasarkan laporan itu pada Rabu (21/9/2022), tim Opsnal Satreskrim Polres Bireuen mendapatkan informasi jika pelaku tindak pidana penghinaan/pencemaran nama baik melalui media elektronik Tiktok tersebut sedang berada di seputaran Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.

Baca juga: Konten Tidak Senonoh di Tik Tok Picu Kemarahan Rakyat Aceh, Haji Uma Beraksi, Minta APH Mengusut

Baca juga: Diduga Sebar Ujaran Kebencian Lewat Video Tik Tok, Seorang Pria Eks Pelajar di Pijay Dibekuk Polisi

Baca juga: Hati-hati! Anonymous Minta Tik Tok Dihapus, Digunakan China untuk Operasi Mata-mata

Mendapat informasi itu, lalu tim bergerak ke lokasi.

Setibanya di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, tim berkoordinasi dengan personil Polsek Simpang Tiga.

Bersama personil dari Polsek Simpang Tiga, petugas berhasil mengamankan pelaku.

“Selain menangkap pelaku, kita juga mengamankan barang bukti satu unit handphone android merek OPPO warna putih.

Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Bireuen guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kasat Reskrim Bireuen.

Adapun pasal yang dilanggar, kata Kasat Reskrim, adalah Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (yus)

Baca juga: India Gusur Rumah Warga Muslim Karena Gelar Protes Kasus Penghinaan Nabi

Baca juga: Jubir Partai BJP Berdalih, Komentarnya Sebagai Tanggapan Penghinaan Terhadap Dewa Siwa

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved