Berita Lhokseumawe
Atap Rumbia Rumah Petani di Lhokseumawe Copot Diterjang Angin Kencang
"Untuk dinding rumah yang terbuat dari tripleks, kayu, dan juga terpal, tidak rusak," katanya.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Satu unit rumah beratap rumbia di Desa Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe rusak setelah diterjang angin kencang pada Sabtu (24/9/2022) sore.
Rumah yang rusak tersebut adalah milik Hamdan (37), yang merupakan seorang petani.
Selama ini, rumah tersebut dihuni Hamdan bersama istri dan ketiga anak-anaknya yang masih kecil.
Sesuai informasi dari Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri, saat terjadi angin kencang, Hamdan bersama istrinya sedang di duduk di luar rumah.
Tapi ketiga anaknya berada di dalam rumah.
Selanjutnya, dikarenakan angin semakin kencang, maka Hamdan bersama istrinya langsung masuk ke dalam rumah dan membawa anak-anaknya keluar.
Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Pohon Kelapa Tumbang dan Timpa Atap Dapur Warga
Tidak lama kemudian, atap rumah yang terbuat dari rumbia pun copot dan rusak.
"Untuk dinding rumah yang terbuat dari tripleks, kayu, dan juga terpal, tidak rusak," katanya.
Begitu juga harta benda dari korban, tidak ada yang rusak.
"Jadi, yang rusak hanya bagian atap saja, sehingga rumah masih bisa dihuni oleh para korban," ujar Samsul Bahri.
Baca juga: VIDEO - Tangisan Hamidah yang Rumahnya Ambruk Akibat Angin Kencang dan Hujan Lebat
Dia menyatakan, bila ada bantuan beberapa lembar seng, maka atap yang rusak itu bisa diperbaiki kembali.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-diterjang-angin-24-September-2022.jpg)