Breaking News:

Berita Banda Aceh

Besok dan Lusa, UIN Ar-Raniry Gelar Konferensi Internasional, Bahas Isu Keagamaan di Era Teknologi

Konferensi ICONIC ketiga ini mengangkat tema 'Religious Technology Advancement, and Social Changes' yang akan dilaksanakan selama dua hari, yakni beso

Penulis: Yocerizal | Editor: Mursal Ismail
SERAMBI ON TV
Pembahasan mengenai bahaya bullying bagi anak sekolah ini diulas dalam program 30 Menit Bersama Tokoh dengan tema "Bahaya Bullying Bagi Anak Sekolah" disampaikan oleh Prof. Eka Srimulyani, Ph.D (Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry/ Anggota Majelis Pendidikan Aceh) dipandu Bukhari M Ali News Manajer Serambi Indonesia, Senin (12/9/2022). 

Konferensi ICONIC ketiga ini mengangkat tema 'Religious Technology Advancement, and Social Changes' yang akan dilaksanakan selama dua hari, yakni besok dan lusa, 27-28 Oktober 2022.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melalui program Pascasarjana menggelar konferensi tahunan berskala internasional, yaitu International Converence on Islamic Civilization ke-3 (ICONIC) di kampus itu. 

Ketua Panitia, Teuku Zulyadi MKesos PhD dalam rilisnya kepada Serambinews.com menjelaskan, ICONIC merupakan konferensi lintas disiplin yang bertujuan untuk menciptakan platform bagi peneliti interdisipliner untuk memperkaya kajian peradaban Islam.

Konferensi ICONIC ketiga ini mengangkat tema 'Religious Technology Advancement, and Social Changes' yang akan dilaksanakan selama dua hari, yakni besok dan lusa, 27-28 Oktober 2022.

Ada tujuh subtema yang akan diangkat yaitu, Religion and Religiousity in the Digital Ages, The Challenges of Islamic Education in Society 5.0, Islamic Law and Social Changes, Communications and Digital Transformation, Shari’a Economics and Finance in Local and Global Context, Islamic Family Law: Challenges and Changes, dan Arabic Literatur and Teaching.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-raniry, Prof Eka Srimulyani SAg MA PhD, mengatakan tema ini penting karena berkenaan dengan persoalan-persoalan agama.

Baca juga: Tradisi Pendidikan Dayah Harus Masuk Kampus Dibahas Dalam Talkshow di Pascasarjana UIN Ar-Raniry

Kemudian religiusitas dalam konteks masyarakat modern, di mana hal tersebut mendapatkan tantangan sekaligus kesempatan karena berasal dari kemajuan teknologi dan transformasi digital yang terjadi dalam konteks masyarakat secara cepat.

"Pada konferensi kali ini, Pascasarjana UIN Ar-Raniry menghadirkan lima international keynote speakers dari Malaysia, Thailand, Philipina, Singapore, Lebanon, dan sembilan national keynote speakers," sebut Prof Eka.

Di antaranya, dia sebutkan, Prof Ahmad, Prof Kamaruddin Hidayat, Prof Martin Kustati, Prof Nurdin, Prof Siti Aisyah, Prof Irwan Abdullah, Prof Jamhari, Prof Ishom, dan beberapa Scholars dari UIN Ar-Raniry.

Wakil Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof DR T Zulfikar SAg, M Ed menambahkan, selain mengundang keynote speaker internasional dan nasional, pihaknya juga mengundang para shcolers dari UIN Ar-Raniry dan luar UIN Ar-Raniry, untuk menjadi presenter. (*) 

Baca juga: Teliti Ratéb Dôda Idi, Yusri Yusuf Raih Gelar Doktor Ke-123 Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved