Breaking News:

Internasional

Arab Saudi Gandeng Pesan Instan Telegram, Hapus Lima Juta Postingan Ekstremis

Kerajaan Arab Saudi menggandeng media sosial Telegram asal Rusia untuk menghapus lima juta postingan berbau ekstremis dalam dua bulan terakhir ini.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Gedung Pusat Global Memerangi Ideologi Ekstremis atau Etidal di Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi menggandeng media sosial Telegram asal Rusia untuk menghapus lima juta postingan berbau ekstremis dalam dua bulan terakhir ini.

Pusat Global untuk Memerangi Ideologi Ekstremis, juga dikenal sebagai Etidal mengatakan pembersihan konten itu dilaksanakan dari 17 Juli sampai 13 September 2022.

Dikatakan, gugus tugas dari pesan instan Telegram mencegah dan memerangi terorisme dan ekstremisme kekerasan dengan menghapus 5.269.078 konten.

Mereka termasuk 3.012.489 pesan yang berkaitan dengan Tahrir Al-Sham.

Sebuah kelompok militan yang terlibat dalam perang saudara Suriah.

Kemudian, 1.168.447 tentang Al-Qaeda, dan 1.088.142 tentang Daesh atau ISIS.

Baca juga: Dua Eks Narapidana Teroris Dibantu Penanaman 10 Ribu Batang Pepaya California

Sejak kolaborasi dimulai pada 21 Februari 2022, Etidal mengatakan 7.146.016 contoh konten ekstremis telah dihapus dari Telegram.

Hal itu untuk melindungi pengguna dari ancaman dan pengaruh ideologis yang merusak.

Mereka termasuk pesan dalam bahasa Arab yang berisi berbagai jenis file media, termasuk PDF, video dan rekaman audio.

Mubarak Al-Aati, seorang penulis dan analis politik Arab Saudi kepada Arab News, Selasa (27/9/2022) mengatakan Etidal menunjukkan keseriusan dalam menghadapi retorika ekstremisme dan ide-ide terorisme.

Dia mengatakan pekerjaan organisasi untuk memerangi ancaman di tingkat lokal, regional dan global sudah dikenal luas.

Disebutkan, pekerjaannya dengan mitra terkenal seperti Telegram akan membantu mengurangi pengaruh ekstremis di media sosial dan publik online lainnya.

Baca juga: Etidal Arab Saudi dan Telegram Hapus 1,9 Juta Konten Ekstremis Berbahasa Arab di Jaringan Online

“Ini akan membatasi macam-macam bahaya bagi masyarakat dan membuat badan-badan terkait menangani tanggung jawab menjaga dan menjaga keamanan masyarakat,” kata Al-Aati.

Etidal, organisasi global yang bertugas memerangi dan membasmi contoh-contoh ekstremisme, mengatasinya, dan mempromosikan budaya toleransi dan koeksistensi di antara masyarakat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved