Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

Petani Abdya Dapat Tambahan 450 ton Alokasi Pupuk Bersubsidi

Petani di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendapat tambahan alokasi sebanyak 450 ton pupuk bersubsidi dari Pemerintah Pusat

Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
hand over dokumen pribadi
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Distanpan) Kabupaten Abdya, drh Nasruddin 

Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Petani di Kabupaten Aceh Barat Daya ( Abdya) mendapat tambahan alokasi sebanyak 450 ton pupuk bersubsidi dari Pemerintah Pusat sebagai upaya mendorong petani dalam mensukseskan program tanam padi serentak Musim Tanam Gadu 2022.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Distanpan) Kabupaten Abdya, drh Nasruddin kepada wartawan, Selasa (27/09/2022) mengatakan, penambahan 450 ton pupuk bersubsidi untuk petani itu tidak terlepas berkat kerja keras petugas Distanpan Abdya dalam melobi ke tingkat Pusat. 

"Alhamdulillah, pihak Kementerian Pertanian mengabulkan usulan penambahannya. Jadi, kuota pupuk bersubsidi ditambah itu terdiri dari 150 ton pupuk bersubsidi jenis Urea dan 300 ton lagi pupuk NPK Phonska," jelasnya.

Ia mengatakan, usulan penambahan pupuk tersebut di usulkan Distanpan Abdya mengingat lahan pertanian di Kabupaten Abdya yang luas, tidak sebanding dengan kuota sebelumnya.

Baca juga: ABU TUMIN Sang Ulama Ahli Fiqh Menghadap Ilahi, Aceh Berduka

Sebelumnya, lanjut Nasruddin, kuota pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska untuk petani Kabupaten Abdya sebanyak 1.750 ton, dan jenis pupuk urea 3.751 ton untuk tahun 2022.

"Tambahan untuk pupuk Urea dari 3.751 ton menjadi 3.901 ton ( tambah 150 ton) NPK Phonska dari 1.750 ton menjadi 2.050 ton (tambah 300 ton)," ujar Nasruddin. 

"Surat Keputusannya (SK) penambahan kuota itu hari ini saya teken supaya waktu dekat dua jenis pupuk itu segera di distribusikan ke kios pengencer untuk selanjutnya disalurkan ke petani yang membutuhkan," tambahnya. 

Disamping itu, Kadis Distanpan Abdya juga memaparkan beberapa jenis pupuk, seperti SP-36, ZA, dan Organik Granul tidak lagi disubsidi oleh Pemerintah.

Baca juga: Simak, Ini Jenis Makanan yang Bisa Menghancurkan Kehidupan Seksual, Termasuk Gula dan Olahannya

Ia menambahkan, sesuai Permentan Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian bahwa untuk pupuk jenis Sp36, ZA, dan Organik Granul tidak lagi disubsidi.

"Hanya tinggal pupuk Urea dan NPK Phonska yang bersubsidi, dan pupuk ini khusus digunakan untuk sembilan komoditas Tanaman Pangan, seperti tanaman padi, jagung, dan kedelai," ujarnya.

Sedangkan untuk tanaman hortikultura, lanjut dia, pupuk bersubsidi itu dapat digunakan petani untuk tanaman Cabai, Bawang Merah, dan Bawang Putih. Sedangkan untuk tanaman perkebunan, tebu rakyat, Kopi dan Kakao.(*)

Baca juga: Remaja Aceh Selatan Akhiri Hidup Dengan Kain Panjang dan Selendang

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved