Breaking News:

Berita Jakarta

Gagal Operasi, Arfan Maulana Pasien Bocor Jantung Asal Ulee Kareng Meninggal Dunia

Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), memastikan pemulangan Arfan Maulana ditangani Pemerintah Aceh

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala BPPA, Akkar Arafat saat menyerahkan bantuan kepada orangtua almarhum Arfan Maulana Tanjung mewakili Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki di Yayasan Rumah Singgah Peduli, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu, 28 September 2022. 

Namun berbeda dengan Teuku Affan Athaya, ia diketahui dari orang tuanya hengkang dari salah satu pondok pesantren di Magetan, Jawa Timur. Sehingga meminta bantuan kepada BPPA untuk membantu pemulangannya ke Aceh setibanya di Jakarta.

"Insya Allah kita akan bantu keduanya yang merupakan warga Aceh kurang mampu, seperti yang biasa kita lakukan di Jakarta, atas amanah Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki," kata Akkar.

Sementara itu, Malikul Fajri mengaku yang sudah berada di Yogyakarta sekitar setahun yang lalu hanya ingin mencari pekerjaan, untuk membantu kebutuhan keluarganya di kampung.

"Saya di sana kerjanya di tempat penjualan velg mobil di daerah Sleman, serta menerima jasa terapis untuk biaya tambahan kebutuhan," katanya.

Namun tambahnya, dengan penghasilan yang pas-pasan akhirnya memutuskan untuk pulang ke Aceh. Karena upah yang diterima selama ini belum cukup untuk dikirim ke kampung.

"Selain mengirim uang kepada orang tua, saya juga membantu membiayai sekolah bagi adik-adik saya," kata Malikul.

Akan tetapi, saat pemuda asal Aceh Jaya itu hendak pulang ke kampung pada 2 September 2022 lalu, mengalami musibah perampokan akibat kelalaiannya. Sehingga kehilangan sejumlah uang serta telepon genggamnya.

"Saya ketiduran di terminal Jombor Yogyakarta, saat menunggu bus keberangkatan, karena tiket sudah saya pesan.

Tapi saat saya bangun handphone, sejumlah dokumen penting seperti ijazah, dan uang saku sekitar Rp 200 ribu lebih hilang, hanya dompet yang berisi kartu identitas tidak diambil," kisahnya.

Sehingga Mulikul pun meminta bantuan kepada kawannya asal Aceh yang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Kemudian ia menginap di Asrama mahasiswa Aceh Meurapi di sana, sebelum dipulangkan.

"Saya berterima kasih kepada para mahasiswa Aceh di Yogyakarta yang telah membantu. Dan juga kepada Pemerintah Aceh, khususnya Badan Penghubung Pemerintah karena telah memfasilitasi pemulangan ke Aceh," ujarnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved