Breaking News:

Kronologi Satu Penganiaya Driver Ojol di SPBU Semarang Tewas Dikeroyok, 3 Tersangka Lain Diamankan

Pelaporan ke kantor Polsek Pedurungan dilakukan setelah korban Hasto mengambil visum di RS Bhayangkara Semarang.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.COM/screenshot akun Instagram @info.terkini
Hasto Priyo Wasono (54) driver ojol di Kota Semarang korban pengeroyokan. 

SERAMBINEWS.COM -  Satu pelaku penganiayaan terhadap driver ojek online atau ojol saat antre di SPBU Majapahit Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu dilaporkan tewas.

Pelaku penganiayaan tersebut tewas setelah dikeroyok oleh sesama rekan ojol lainnya.

 Pria berinisial KP, pelaku yang menganiaya driver ojek online atau ojol, Hasto Priyo Wasono (54), di SPBU Majapahit, Semarang, dilaporkan tewas dikeroyok oleh sejumlah rekan Hasto yang juga driver ojol.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menjelaskan, insiden KP dikeroyok oleh sejumlah driver ojol itu terjadi setelah ia menganiaya Hasto Priyo Wasono.

Kombes Irwan menyampaikan, sebelum pengeroyokan terjadi, sejumlah driver ojol awalnya hendak mengantarkan Hasto ke Polsek Pedurungan, Semarang, untuk melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya di SPBU Majapahit.

Pelaporan ke kantor Polsek Pedurungan dilakukan setelah korban Hasto mengambil visum di RS Bhayangkara Semarang.

Namun, ketika di perjalanan, para driver ojol yang mengantar Hasto mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku penganiayaan KP melalui grup WhatsApp.

Dari pesan di grup Whatsapp itu, pelaku KP terdeteksi berada di Jalan Nogososro, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Baca juga: VIDEO KRONOLOGI Pelaku Pengeroyokan Driver Ojol Tewas Dipukuli, Polisi Amankan 3 Tersangka

Setelah itu, kata Kombes Irwan, para driver ojol tersebut bergegas ke tempat pelaku KP berada. 

Mereka mendatangi KP dengan tujuan untuk diserahkan ke polisi yang ada di polsek terdekat.

“Jadi di sini ada dua kasus yang saling berkaitan,” kata Kombes Irwan dikutip dari Kompas.com, Selasa (27/9/2022).

Begitu ditemui di lokasi, lanjut Irwan, pelaku KP menolak menyerahkan diri ke kantor Polsek Pedurungan.

Tak hanya menolak dibawa ke kantor polisi, kata Kombes Irwan, pelaku KP justru melakukan perlawanan dengan menodongkan sebilah pisau sangkur lipat.

Aksi perlawanan KP pun terekam dalam kamera pengawas CCTV. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved