Breaking News:

Berita Malaysia

Warga Aceh di Malaysia Gelar Shalat Ghaib untuk Abu Tumin di Meunasah Al-Asyi

Warga Aceh bersama masyarakat Malaysia menggelar Shalat Ghaib untuk Haji Muhammad Amin atau yang akrab dipanggil dengan Abu Tumin.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Persatuan Melayu Berketurunan Acheh Malaysia (Permebam), Datuk Mansyur Bin Usman bersama tokoh masyarakat Aceh dan warga setempat foto bersama setelah menggelar Shalat Ghaib untuk Abu Tumin di Meunasah Al Asyi di Kampung Rantau Panjang, Klang, Selangor, Malaysia pada Rabu (28/9/2022) siang. 

Warga Aceh di Malaysia Gelar Shalat Ghaib untuk Abu Tumin di Meunasah Al-Asyi

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR – Warga Aceh bersama masyarakat Malaysia menggelar Shalat Ghaib untuk Haji Muhammad Amin atau yang akrab dipanggil dengan Abu Tumin.

Abu Tumin wafat pada Selasa, 27 September 2022 pukul 15.45 WIB di Rumah Sakit Fauziah Bireuen.

Shalat Ghaib tersebut digelar di Meunasah Al Asyi di Kampung Rantau Panjang, Klang, Selangor, Malaysia pada Rabu (28/9/2022) siang.

Meunasah Al Asyi merupakan mushalla yang dibangun oleh Persatuan Melayu Berketurunan Acheh Malaysia (Permebam).

Hal itu disampaikan Persatuan Melayu Berketurunan Acheh Malaysia (Permebam), Datuk Mansyur Bin Usman usai meninjau lokasi tiga rumah warga Aceh yang terbakar.

Baca juga: Profil Abu Tumin, Ulama Kharismatik Aceh yang Ahli Dalam Bidang Fiqh,Kini Telah Menghadap Sang Ilahi

Ia pergi bersama Tgk Bukhari bin Ibrahim (Ketua Sosialiasi Ummah Bansigom Aceh), Azhar (Tim Permebam), Tgk Muhammad Diah Ibrahim (Ketua Masyarakat Aceh Klang Selatan), dan Saaduddin M Yusuf (Ketua Masyarakat Klang Utara).

Shalat ghaib untuk Abu Tumin digelar setelah dilaksanakannya shalat zuhur, yang diimami oleh imam Meunasah Al-Asyi, Tgk Amri bin Abdullah dari Awe Getah, Matang Geulempang Dua, Bireuen.

Tgk Amri merupakan alumni Darul Munawwarah Kuta Kreung, Pidie Jaya.

“Jamaah dan masyarakat setempat semua shalat ghaib untuk Abu Tumin setelah shalat Zuhur,” kata Datuk Mansyur.

Ia mengatakan, Abu Tumin sering diundang oleh warga Aceh di Malaysia untuk mengisi tausiyah di meunasah tersebut.

“Setiap dua bulan sekali pasti datang ke sini karena permintaan masyarakat setempat,” tambahnya.

Diungkapkan Datuk Mansyur, setiap kali Abu Tumin mengisi ceramah di meunasah tersebut, jamaah yang hadir sampai 300 orang lebih.

Baca juga: ABU TUMIN Sang Ulama Ahli Fiqh Menghadap Ilahi, Aceh Berduka

Tinjau Lokasi Kebakaran

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved