Breaking News:

Modus Adopsi Via Medsos, Pria Ini Jual Bayi Rp15 Juta, Polisi Bongkar Tipu Muslihat Tersangka

Menurut Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, tersangka menggunakan modus adopsi via media sosial.

Editor: Amirullah
Wartakota
Ilustrasi bayi.Terungkap sudah satu tahun terakhir, tiktokers di Ciseeng inisial S (32) melakoni bisnis perdagangan bayi hingga akhirnya ditangkap polisi. 

Sebab setiap orang yang akan mengadopsi bayi, harus membayar Rp15 juta per bayi.

"Proses adopsi itu dilakukan secara ilegal," tutur Imam.

"Orang yang mengadopsi tersebut dimintai uang sebesar Rp 15 juta per satu orang anak."

Setelah menangkap Suhendra, polisi berhasil mengamankan para ibu hamil dan bayi.

Ada lima orang ibu hamil yang ditemukan saat mereka sedang menunggu waktu melahirkan di tempat penampungan.

Kini, mereka telah diserahkan ke Dinas Sosial Pemeritah Kabupaten Bogor.

Sementara itu, polisi juga berhasil mengamankan seorang bayi yang sempat dijual ke wilayah Lampung.

Sama seperti para ibu hamil itu, bayi tersebut juga telah diserahkan ke pihak Dinas Sosial.

Atas perbuatan kejinya, Suhendra kini dijerat dengan Pasal 83 juncto Pasal 76 huruf F Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Di mana ancaman pidana minimal 3 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara, serta denda minimal Rp60 juta dan maksimal Rp3 miliar.


Artikel ini telah tayang di intisari-onlin.com dengan judul Dijual Rp15 Juta per Bayi, Polisi Bongkar Tipu Muslihat Tersangka Kasus Perdagangan Bayi di Bogor

Baca juga: Setan Merah Bakal Tanpa Harry Maguire Saat Derbi Manchester, Sang Pemain Alami Cedera di Timnas

Baca juga: Data Kamu Salah? Begini Cara Mengubah Data di BPJS Ketenagakerjaan untuk Menerima BSU 2022

Baca juga: 9 Tuha Peut Pulo Ara Geudong Teungoh Dilantik, Hasil Pemilihan dari 22 Calon Maju, Bukan Asal Tunjuk

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved