Breaking News:

Berita Sabang

Modus Pijat Kaki, Seorang Kakek di Sabang Lecehkan Gadis Keterbelakangan Mental

Lalu pelaku memegang kaki korban dengan alasan untuk memijat kaki korban yang sakit. Ternyata itu hanya modus, karena kemudian pelaku malah melakukan

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Nurul Hayati
Foto Dokumen Sat Reskrim Polres Sabang
Pelaku pelecehan seksual ditahan di kantor Sat Reskrim Polres Sabang untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Lalu pelaku memegang kaki korban dengan alasan untuk memijat kaki korban yang sakit.  Ternyata itu hanya modus, karena kemudian pelaku malah melakukan pelecehan terhadap korban.

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Nasib tragis dialami oleh seorang wanita inisial MA (26 tahun), yang mengalami keterbelakangan mental.

Bagaimana tidak, sang gadis mengalami pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh FA (63 tahun), yang beralamat masih satu lorong dengan korban.

Atas perbuatannya, warga Kota Sabang ini diamankan oleh Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Sabang yang dipimpin oleh KBO Ipda Rizal Bahnur pada Rabu (28/9/2022) pukul 15.30 WIB.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan pakaian korban sebagai barang bukti.

Kapolres Sabang AKBP Muhammadun SH melalui Kasat Reskrim Polres  Sabang AKP Bukhari SH mengatakan pelecehan seksual terjadi pada Kamis (22/9/2022) sekira pukul 10.30 WIB.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bermula ketika pelaku datang ke rumah korban.

Pada saat itu di rumah korban tidak ada orang lain melainkan korban sendiri, sedangkan abang kandung korban tidak berada di rumah karena sedang bekerja.

Baca juga: Polisi Ringkus Pelaku Pelecehan terhadap Anak

Lantaran kondisi rumah korban dalam kedaan sepi, kemudian pelaku masuk ke dalam rumah korban.

Lalu pelaku memegang kaki korban dengan alasan untuk memijat kaki korban yang sakit. 

Ternyata itu hanya modus, karena kemudian pelaku malah melakukan pelecehan terhadap korban.

“Perbuatan pelaku tersebut dilawan korban dengan cara berkata "Jangan, jangan" dikarenakan korban sendiri di rumah, sehingga korban tidak sanggup melawan, setelah pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap korban, pelaku langsung ke luar dari rumah korban dan meninggalkan korban sendiri,” Kata AKP BUKHARI.
  
Saat ini pelaku sudah ditahan di kantor Sat Reskrim Polres Sabang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurutnya, tersangka akan dijerat Pasal 46 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat dengan ancaman hukuman cambuk paling banyak 45 kali atau denda paling banyak 450 mayam emas murni atau penjara paling lama 45 bulan. (*)

Baca juga: Polres Bener Meriah Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved