Breaking News:

Aktivis Lingkungan Aceh

Muncul di Cover Majalah TIME Sampai Bikin Bill Gates Terkesan,Ini Sosok Wiza Aktivis Lingkungan Aceh

Bill Gates melalui akun Twitter resminya, merepost hingga mengomentari unggahan poster majalah TIME100 Next 2022 yang dihiasi oleh wajah Farwiza.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Taufik Hidayat
KOLASE SERAMBINEWS.COM-TIME/TWITTER/@BillGates
Farwiza Farhan, aktivis lingkungan asal Aceh yang masuk daftar sosok inspiratif TIME 2022. Kisah inspiratifnya bahkan sampai membuat pengusaha asal Amerika Serikat, Bill Gates terkesan. 

SERAMBINEWS.COM - Kabar bahagia datang dari pegiat lingkungan khususnya di Aceh.

Aktivis lingkungan asal Aceh, Farwiza Farhan masuk dalam daftar sosok inspiratif TIME 2022.

Perempuan yang aktif dalam menjaga kelestarian hutan Aceh ini masuk dalam daftar TIME100 Next 2022 kategori Leaders.

Tak hanya itu, ia juga terpilih menjadi sampul majalah ternama dunia TIME edisi terbaru, Oktober 2022.

Kesuksesan Farwiza bahkan sampai membuat pengusaha ternama asal Amerika Serikat, Bill Gates terkesan dengan dirinya.

Sebagai informasi, TIME100 Next 2022 merupakan majalah Time yang berisi daftar para sosok inspiratif yang berasal dari seluruh dunia.

Tak hanya terdiri daftar CEO terkemuka, TIME100 juga mengangkat sosok inspiratif dari latar belakang lainnya, mulai dari tenaga medis, pejabat pemerintah, hingga pemimpin gerakan.

Baca juga: Aktivis Lingkungan Aceh Farwiza Farhan Jadi Cover Majalah TIME, Berikut Profil dan Kisahnya

Lalu, siapa Farwiza dan apa yang dilakukannya hingga bisa masuk dalam daftar sosok inspiratif TIME 2022 dan menghiasi cover majalah terkemuka tersebut?

Farwiza dan Kisahnya Menjaga Hutan Aceh

Farwiza adalah seorang aktivis lingkungan dan konservasionis hutan di Kawasan Ekosistem Leuser, Sumatra.

Ekosistem Leuser dikenal sebagai salah satu paru-paru terbesar di dunia.

Selain itu, kawasan ini juga merupakan tempat dimana hewan seperti badak, harimau, gajah hingga orangutan masih hidup bebas di alam liar.

Mengutip Parapuan, Farwiza atau yang akrab disapa Wiza bekerja untuk melindungi, mengkonservasi, dan melestarikan hutan di kawasan Ekosistem Leuser.

Selain itu, ia juga aktif di lembaga Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA), sebuah organisasi non-profit yang berjuang untuk meningkatkan tata kelola lahan dan hutan di Aceh.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved