Breaking News:

Oknum Polisi Rudapaksa Anak Tiri, Kapolda Jabar Datangi Kopi Johny Hotman Paris Sampaikan Ini

Oknum polisi diduga rudapaksa anak tiri yang masih di bawah umur, Kapolda Jabar datangi Kopi Johny Hotman Paris 911.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Instagram @hotmanparisofficial
Oknum polisi diduga rudapaksa anak tiri yang masih di bawah umur, Kapolda Jabar datangi Kopi Johny Hotman Paris 911. 

Menurutnya, ini pertama kali dalam sejarah hukum yang didengar langsung Hotman, seorang Kapolda berpangkat Irjen Pol datang ke Kopi Johny.

Baca juga: Sempat Ditolak Hotman, Sambo-Putri Gaet Eks Jubir KPK jadi Pengacara, Ini Alasan Febri Diansyah

Kedatangan tersebut setelah mendengar pengakuan dari ibu korban bahwa putrinya diduga di rudapaksa oleh ayah tirinya yang kebetulan oknum polisi.

"Ini pertama kali dalam sejarah hukum Indonesia, Kapoldanya langsung yang meminta maaf kepada ibu korban atas kelakuan dari anak buahnya," kata Hotman dalam video tersebut.

"Terima kasih untuk instansi polisi, mudah-mudahan untuk kasus-kasus berikutnya seperti ini yang berlangsung di negeri ini," tambah pengacara kondang tersebut.

Baca juga: Hotman Paris Curhat Pernah Ingin Akhiri Hidup Hanya karena Tak Mampu Belajar Akuntansi

Ia berharap bakal terus menyatu antara polisi dengan rakyat dalam berbagai penyelesaian kasus ke depan.

"Bakal menyatu antara polisi dengan rakyatnya. Terima kasih sekali lagi. Salam dari Hotman 911, tanggal 29 September 2022 Kapolda Jabar datang ke Kopi Joni Hotman 911 didampingi dua Kapolres," pungkasnya.

Awal Mula Kasus

Kasus ini mulai bergulir usai ibu korban melaporkan Briptu CH yang merupakan suaminya sendiri ke polisi atas dugaan rudapaksa.

Oknum polisi tersebut diduga me rudapaksa anak tirinya sendiri yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Briptu CH dilaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon pada Agustus 2022 lalu.

Baca juga: MIRIS Bocah SD Diduga Diikat dan Dirudapaksa Kepsek dan Tukang Sapu, Ibunya Ngadu ke Hotman Paris

Selanjutnya polisi berhasil mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti usai melakukan serangkaian pendalaman.

Oknum polisi rudapaksa anak tiri tersebut dijadikan tersangka pada Selasa (6/9/2022) lalu.

"Tersangka dijerat pasal berlapis dari mulai UU TPKS hingga UU PKDRT,” kata Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman mengutip Tribun Cirebon, Senin (26/9/2022).

“Dan ancaman hukumannya mencapai 15 tahun-20 tahun penjara," tambahnya.

Baca juga: Santri Pesantren Gontor Tewas Diduga Dianiaya, Viral Setelah Ibu Korban Mengadu ke Hotman Paris

Pihak kepolisian berjanji akan mengusut kasus ini secara tuntas tanpa pandang bulu, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

( Serambinews.com/Sara Masroni)

BACA BERITA SERAMBI MENARIK LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved