Breaking News:

Internasional

Pengacara HAM Palestina Mogok Makan di Penjara Israel, Memprotes Penahanannya Tanpa Dakwaan

Pengacara hak asasi manusia (HAM) Palestina-Prancis, Salah Hamouri, telah dipenjara tanpa tuduhan oleh otoritas Israel selama enam bulan.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pengacara hak asasi manusia (HAM) Palestina-Prancis, Salah Hamouri 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Pengacara hak asasi manusia (HAM) Palestina-Prancis, Salah Hamouri, telah dipenjara tanpa tuduhan oleh otoritas Israel selama enam bulan.

Dia langsung melakukan mogok makan sebagai protes atas penahanan dirinya.

Hamouri ditangkap pada 7 Maret 2022 di rumahnya di Jerusalem Timur.

Tidak ada dakwaan yang diajukan terhadapnya.

Tetapi perintah penahanannya telah diperpanjang hingga awal Desember 2022, berdasarkan bukti yang dirahasiakan, The Guardian melaporkan pada Kamis (29/9/2022).

Seorang anggota kampanye #JusticeforSalah mengatakan negosiasi dengan otoritas Israel untuk pembebasan pengacara itu tidak berhasil.

Hamouri, bersama dengan 29 tahanan lainnya di penjara Israel, dilaporkan memulai mogok makan tanpa batas sejak Minggu (25/9/2022) untuk memprotes penahanan administratif.

Baca juga: Mahkamah Agung Israel Tolak Pembebasan Tahanan Palestina Mogok Makan di Penjara

Ini adalah praktik Israel, yang biasa digunakan terhadap warga Palestina yang tunduk pada sistem peradilan militer daripada peradilan sipil.

Di mana tersangka dapat ditahan untuk jangka waktu enam bulan yang dapat diperpanjang tanpa biaya atau akses apa pun ke bukti yang memberatkan mereka.

Dengan alasan, mereka mungkin melanggar hukum.

Pihak berwenang Israel mengatakan praktik itu diperlukan untuk mencegah serangan teroris dan melindungi sumber-sumber intelijen yang sensitif.

Namun, juru kampanye hak asasi manusia berpendapat bahwa otoritas Israel menggunakannya secara berlebihan dan melanggar hak tersangka untuk diproses secara hukum

Israel saat ini menahan 743 tahanan administratif, jumlah tertinggi sejak 2008, menurut kelompok hak asasi manusia Israel HaMoked.

Pada Juli 2022, Hamouri yang berusia 37 tahun dipindahkan ke penjara dengan keamanan maksimum bernama Hadarim, di mana ia ditempatkan di sel isolasi kecil.

Baca juga: Tahanan Palestina Mogok Makan 160 Hari di Penjara Israel Dilarikan ke Rumah Sakit, Kondisi Kritis

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved