Breaking News:

Internasional

Pengadilan Myanmar Tambah Tiga Tahun Hukuman Penjara Suu Kyi Bersama Warga Australia

Pengadilan Myanmar menghukum mantan pemimpin Aung San Suu Kyi dalam kasus kriminal lain pada Kamis (29/9/2022).

Editor: M Nur Pakar
Anadolu Agency
Pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi 

SERAMBINEWS.COM, BANGKOK - Pengadilan Myanmar menghukum mantan pemimpin Aung San Suu Kyi dalam kasus kriminal lain pada Kamis (29/9/2022).

Pengadilan juga menghukum ekonom Australia Sean Turnell tiga tahun penjara karena melanggar tindakan rahasia resmi Myanmar.

Suu Kyi menerima hukuman tiga tahun setelah diadili dan dihukum dengan Turnell di bawah undang-undang rahasia.

Tiga anggota kabinetnya juga dinyatakan bersalah, masing-masing menerima hukuman tiga tahun penjara, seperti dilansir AFP, Kamis (29/9/2022).

Turnell, seorang profesor di bidang ekonomi di Universitas Macquarie Sydney, telah menjabat sebagai penasihat Suu Kyi.

Dia ditahan di ibu kota Naypyitaw ketika pemerintahan terpilihnya digulingkan oleh tentara pada 1 Februari 2021.

Dia telah ditahan hampir 20 bulan.

Baca juga: Pengadilan Myanmar Perpanjang Hukuman Aung San Suu Kyi Atas Kecurangan Surat Suara Pemilu

Dia ditangkap lima hari setelah pengambilalihan militer oleh pasukan keamanan di sebuah hotel di Yangon, kota terbesar di negara itu, sambil menunggu mobil untuk membawanya ke bandara internasional kota.

Dia tiba kembali di Myanmar dari Australia untuk mengambil posisi baru sebagai konsultan khusus Suu Kyi kurang dari sebulan sebelum dia ditahan.

Sebagai direktur Institut Pembangunan Myanmar, ia telah tinggal di Naypyitaw selama beberapa tahun.

Sehari setelah pengambilalihan militer, dia memposting pesan di Twitter:

“Aman untuk saat ini tetapi patah hati untuk apa artinya semua ini bagi rakyat Myanmar."

Orang paling berani, paling baik yang saya kenal."

"Mereka pantas mendapatkan yang jauh lebih baik.”

Baca juga: Utusan Khusus PBB Minta Junta Militer Myanmar Bebaskan Aung San Suu Kyi

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved