Breaking News:

Video

VIDEO VIRAL Kafe Diduga Jadi Sarang LGBT di Palangkaraya, MUI Minta Aparat Lakukan Razia

Mereka harus segera mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di kafe tersebut agar tidak meresahkan masyarakat.

Editor: Thesi Suryadi

SERAMBINEWS.COM, PALANGKARAYA - Sebuah video yang merekam aktivitas sekelompok orang yang diduga lesbian, gay, biseksual, dan transgender ( LGBT) viral di media sosial.

Aksi yang terekam dalam video berdurasi 21 detik tersebut diduga terjadi di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Palangkaraya, KH Zainal Arifin kepada pers mendesak kepolisian dan pemerintah menyikapi secara secara serius informasi tersebut.

Mereka harus segera mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di kafe tersebut agar tidak meresahkan masyarakat.

Kepolisian dan Satpol PP harus lebih intens mengontrol kafa atau tempat hiburan malam (THM) yang disalahgunakan fungsinya.

Hal itu perlu dilakukan kepolisian dan Satpol PP agar tidak terjadi ormas yang bergerak sendiri melakukan 'razia'.

Reaksi juga diperlihatkan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng.

Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia saat dihubungi pers, secara tegasmengatakan apabila tudingan itu benar, pihaknya menolak apapun kegiatan LGBT di Bumi Tambun Bungai.

Selain video 21 detik yang Viral di Medsos itu, beberapa hari lalu, kabarnya juga beredar surat undangan dari salah satu kelompok masyarakat yang akan menggelar kegiatan di sebuah hotel di Pangkaraya.

Menyikapi surat itu, DAD langsung melakukan klarifikasi ke pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pihak panitia saat diklarifikasi mengatakan kegiatan itu bukan konsolidasi kelompok LGBT tetapi membahas dinamika perkembangan kelainan perilaku menyimpang.

Hasilnya, kegiatan itu dibatalkan karena rentan terjadinya missinformasi yang bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat. (*)

Sumber: TribunJabar.id
Video Editor: @thesisuryadi
Narator: @ansyitaa

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved