Breaking News:

Berita Banda Aceh

48 Badan Publik Lolos Verifikasi Website, KIA akan Lakukan Tahapan Visitasi dan Presentasi

Dari 77 badan publik yang mengembalikan kuisioner keterbukaan informasi, hanya 48 badan publik yang berhak masuk tahap visitasi dan presentasi.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Amirullah
For Serambinews
Ketua KIA, Arman Fauzi 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Informasi Aceh (KIA) telah menyelesaikan tahapan verifikasi website dari setiap badan publik di Aceh.

Dari 77 badan publik yang mengembalikan kuisioner keterbukaan informasi, hanya 48 badan publik yang berhak masuk tahap visitasi dan presentasi.

Sedangkan 29 badan publik yang tidak lolos karena masing-masing badan publik tidak menyediakan website badan publik dan banyak informasi yang tidak disajikan melalui website.

Diantaranya, Sekretariat Wali Nanggroe/Keurukon Katibul Wali Aceh, sejumlah pemerintah kabupaten/kota, Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), instansi vertikal, hingga partai politik.

Ketua KIA, Arman Fauzi kepada Serambinews.com, Kamis (29/9/2022) menyatakan, jumlah keseluruhan badan publik di Aceh sebanyak 134 badan publik.

Baca juga: Jaksa Penuntut Kasus Sambo ‘Diamankan’ Untuk Menghindari Intervensi, Berkas Dinyatakan Lengkap

Baca juga: Baik Dibaca pada Hari Jumat, Ini Keutamaan Surah Al Kahfi Lengkap Ayat 1-10 Teks Arab & Terjemahan

Namun hanya 77 badan publik yang mengembalikan kuisioner dalam rangka menjalankan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Dari total itu, 48 diantaranya lolos ke tahap berikutnya yang terdiri atas lima kriteria yaitu, kriteria SKPA sebanyak 34 lembaga, pemerintah kabupaten/kota sebanyak 10 daerah, instansi vertikal sebanyak dua, dan lembaga non struktural serta partai politik masing-masing satu badan publik.

Arman menyebutkan badan publik yang terpilih masuk tahap visitasi dan presentasi adalah badan publik yang memperoleh nilai minimal 60.

Dari 48 badan publik, hanya dua dinas yang meraih nilai 80 yaitu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh.

Sementara instansi vertikal yang lolos ke tahap selanjutnya yaitu Kanwil DJKN Aceh dan Badan Pertanahan Nasional Kanwil Aceh. Sedangkan lembaga non struktural ada Panwaslih Aceh dan Partai Golkar.

Arman menyampaikan, tahap visitasi akan dilakukan tim monev dari tanggal 3-18 Oktober 2022. Kegiatan itu dalam dalam rangka memastikan tersedianya kualitas pelayanan informasi di masing-masing badan publik.

Selain itu, Tim Monev juga akan mendengar presentasi dari pimpinan badan publik mengenai komitmen dalam mendukung pelaksanaan keterbukaan informasi publik, inovasi dan kolaborasi layanan informasi publik.

“Untuk kategori pemerintah kabupaten/kota, tim monev akan mengundang para bupati/wali kota terpilih untuk hadir memberikan presentasi dihadapan tim monev. Presentasinya akan dilakukan pada 19-21 Oktober 2022,” ujar Arman.

Arman berharap, monev tahun ini akan menunjukkan peningkatan komitmen pimpinan badan publik dalam mendukung tugas dan fungsi dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

“Semoga kualitas layanan informasi publik di Aceh akan terus meningkat dan memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan Aceh,” ungkapnya.(*)

Baca juga: Penjelasan Singkat Terjadinya Gerakan G30S/PKI, D.N Aidit Dalang Utama

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved