Breaking News:

Berita Aceh Besar

Bandara SIM Buka Layanan Visa Turis Asing dari 86 Negara

“Sesuai dengan surat Imigrasi Nomor 0701 bahwa bandara SIM ditetapkan sebagai bandara entry point untuk subject visa kunjungan saat kedatangan dari...

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
Capture Serambi On TV
ILUSTRASI - Agam dan Inong Provinsi Aceh bersama pramugari AirAsia, pada acara peluncuran kembali penerbangan AirAsia dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, ke Kuala Namu Sumatera Utara, Jumat (3/6/2022) sore lalu. Mula tanggal 3 Oktober 2022, Air Asia dijadwalkan akan terbang perdana ke Kuala Lumpur, setelah 2 tahun terhenti karena pandemi. 

“Sesuai dengan surat Imigrasi Nomor 0701 bahwa bandara SIM ditetapkan sebagai bandara entry point untuk subject visa kunjungan saat kedatangan dari 86 negara,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Telmaizul Syatri kepada Serambinews.com, Kamis (29/9/2022).  

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) ditetapkan sebagai salah satu bandara yang mmebuka layanan visa kunjungan saat kedatangan bagi turis dari 86 negara.

“Sesuai dengan surat Imigrasi Nomor 0701 bahwa bandara SIM ditetapkan sebagai bandara entry point untuk subject visa kunjungan saat kedatangan dari 86 negara,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Telmaizul Syatri kepada Serambinews.com, Kamis (29/9/2022).  

Imigrasi Banda Aceh, ucap Telmaizul, selaku induk dari tempat pemeriksaan imigrasi di Bandara SIM sudah siap melaksanakan kegiatan keimigrasian yang telah vakum selama 2 tahun lebih karena pandemi.

“Kami mempersiapkan segala sesuatu terutama sumber daya manusia (SDM), begitu juga perangkatnya setelah 2 tahun lebih nggak dipakai, kami setting ulang. Begitu juga aturan masuk,” ujar Telmaizul.

Sejak Bandara SIM melayani penerbangan internasional, ungkap Telmaizul, animo masyarakat Aceh yang mengurus paspor meningkat dua kali lipat dari sebelumnya atau saat penerbangan internasional masih ditutup karena pandemi.

“Dengan dibukanya Bandara SIM sebagai pintu ke luar masuk internasional itu mempengaruhi terhadap permohonan paspor di Kantor Imigrasi Banda Aceh,” imbuh dia. 

“Sebelumnya warga yang mengurus paspor fluktuatif, rata-rata 60 orang sehari. Sekarang rata-rata 100 orang. Ada peningkatan signifikan,” sebut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Telmaizul Syatri.(*) 
 

Baca juga: Perjuangkan Warga Aceh Bisa Berangkat Umrah dari Bandara SIM, Syech Fadhil Surati Menhub dan Menlu

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved