Breaking News:

Berita Nagan Raya

Polisi Tahan Warga Nagan Raya yang Lecehkan Murid SD

Polres Nagan Raya menangkap seorang pelaku pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur pada Selasa (27/9/2022) sore lalu

Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kasat Reskrim Polres Nagan Raya ketika memeriksa tersangka kasus pelecehan seksual terhadap anak ketika diamankan di Polres, Kamis (29/9/2022) 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE  - Polres Nagan Raya menangkap seorang pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur pada Selasa (27/9/2022) sore lalu. 

Pelaku berinisial RU (25 tahun)  warga sebuah desa di Nagan Raya.

Hingga Jumat (30/9/2022) pelaku masih didalami kasus itu oleh polisi

Dalam kasus itu, polisi juga telah menetapkan pria RU sebagai tersangka dan ditahan.

Sedangkan korban yang juga warga Nagan Raya masih berusia  10  tahun atau masih sekolah di bangku SD.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Diikat dan Dibakar Pemilik Kebun di Bengkulu, Korban Dituduh Curi Ponsel

Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiya SIK SH melalui Kasat Reskrim AKP Machfud SH MM kepada wartawan Kamis (29/9/2022) mengatakan tersangka RU 25 tahun di tangkap pihaknya setelah melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur. 

"Tersangka warga sebuah desa di Kecamatan Darul Makmur," katanya.

Setelah terjadi kasus pelecehan seksual itu.

Lalu, kasus itu dilaporkan sang anak kepada orang tua sehingga dilaporkan ke polisi guna diproses. 

"Namun setelah kejadian itu, pelaku kejahatan seksual tersebut secara koorperatif menyerahkan diri ke Mapolsek Darul Makmur," katanya.

Baca juga: Kesabaran Istri Kunci dalam Wujudkan Rumah Tangga yang Samawa

Pelaku menyerahkan diri turut didampingi aparatur desa. 

"Untuk proses hukum lebih lanjut, kini tersangka telah ditahan," jelasnya.

Dikatakan, atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 pada Pasal 47 bahwa tindakan asusila termasuk pada kategori pelecehan seksual

Selain Qanun juga disangkakan tindak pidana pencabulan terhadap anak dalam KUHP Pasal 290 ayat 3 diancam pidana paling lama 7 tahun penjara.

Untuk Qanun Aceh adalah bagi pelaku tersebut, dicambuk sebanyak 90 kali, atau denda paling sedikit 900 gram emas murni atau penjara paling lama 90 bulan.(*)

Baca juga: Kondisi Putri Candrawathi yang Ditahan di Rutan Mabes Polri, Fisik dan Psikologinya Dinyatakan Baik

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved