Breaking News:

Berita Bireuen

Hasil Audit Kasus PNPM Jeumpa Bireuen, Kerugian Negara Capai Rp 2, 4 Miliar

Hasil audit tim Inspektorat Bireuen, kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 2,4 miliar.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Kejari Bireuen, Muhammad Farid Rumdana SH MH. 

Hasil audit tim Inspektorat Bireuen, kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 2,4 miliar.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Tim Kejaksaan Negeri Bireuen yang melakukan penyelidikan kasus  kasus dugaan penggelapan dana simpan pinjam.

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat atau PNPM Jeumpa, Kabupaten Bireuen memasuki tahap akhir.

Hasil audit tim Inspektorat Bireuen, kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 2,4 miliar.

Kejari Bireuen sudah berhasil menyelamatkan uang negara Rp 1 miliar lebih.

Hal tersebut disampaikan Kejari Bireuen, Mohammad Farid Rumdana SH MH menjawab Serambinews.com, Sabtu (01/10/2022) terkait perkembangan penyelidikan kasus penggelapan dana simpan pinjam Kecamatan Jeumpa
yang dilakukan sejak April lalu. 

Kejari Bireuen mengatakan, penyelidikan kasus tersebut hampir selesai dan saat ini dalam pemberkasan untuk diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan proses selanjutnya ke Pengadilan Negeri Bireuen.

Baca juga: Jaksa Tahan Dua Tersangka Kasus Penggelapan Dana PNPM Jeumpa

“Mungkin minggu kedua Oktober berkas dan tersangka sudah siap di JPU dan akan diteruskan ke
pengadilan,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, hasil pemeriksaan tim Inspektorat Bireuen ditemukan angka kerugian negara mencapai Rp 2,4 miliar.

Sementara Kejari Bireuen sudah berhasil menyelamatkan Rp 1 miliar lebih dari hasil penggeledahan dan  pengembalian dari sejumlah peminjam.

Kasus tersebut mulai diselidiki sejak April lalu, diawali dengan menggeledah Kantor PNPM Jeumpa dan Kantor Camat Jeumpa.

Kemudian memeriksa sejumlah saksi dan akhirnya menetapkan dua tersangka.

Pemeriksaan dilakukan mulai dari pengelola PNPM, penanggung jawab operasional kegiatan (PJOK) dan pengelola masing-masing desa.

Kejari Bireuen Selasa (19/07/2022) menahan dua tersangka, FHB dan SM dalam kasus dugaan penggelapan dana simpan pinjam Kelompok Perempuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SPP- PNPM) Kecamatan Jeumpa.

Dijelaskan, EHB dan SM adalah ketua Kelompok Peminjam (KSP) pengendali semua kelompok dari Gampong Pulo Lawang, Kecamatan Jeumpa. (*)

Baca juga: Kasus PNPM Bireuen, Kejari Bireuen Terima Pengembalian Dana Rp 240 juta

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved