Breaking News:

Berita Subulussalam

Jalan Nasiobal di Pakpak Bharat Masih Rusak, Pasokan BBM ke Kota Subulussalam Belum Normal

Kondisi ini memicu kelangkaan BBM di Kota Subulussalam dan menyebabkan antrean panjang saat pasokan tiba di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Penulis: Khalidin | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Situasi antrean kendaraan di lokasi jalan amblas Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTUJ), Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. 

Kondisi ini memicu kelangkaan BBM di Kota Subulussalam dan menyebabkan antrean panjang saat pasokan tiba di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWA.COM, SUBULUSSALAM - Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama jenis pertalite dan pertamax, hingga kini masih terganggu di Kota Subulussalam.

Persoalan tersebut bagian dampak amblasnya jalan nasional di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTUJ), Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara sejak Senin (26/9/2022).

Informasi yang diterima Serambinews.com dari warga Pakpak Bharat sampai saat ini, Sabtu (1/10/2022) kondisi lalulintas di lokasi jalan amblas masih macet total.

Arus lalulintas Aceh-Medan, Sumatera Utara melintas dengan sistem buka tutup dan terjebak di lokasi berjam-jam.

Kondisi ini memicu kelangkaan BBM di Kota Subulussalam dan menyebabkan antrean panjang saat pasokan tiba di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Sebagaimana pantauan Serambinews.com, antrean panjang kendaraan berburu BBM terjadi sejak Jumat (30/9/2022) di dua SPBU yang ada di Kota Subulussalam.

Kondisi tersebut berlanjut hingga tengah malam.

Lalu, antrean kembali terjadi pada Sabtu (1/10/2022) subuh tadi di SPBU Penanggalan sampai siang.

Baca juga: Kondisi di Lokasi Amblasnya Jalan Nasional Pakpak Bharat, Arus Lalulintas Aceh-Sumut Sempat Lumpuh

Sementara SPBU di Subulussalam Utara, sampai berita ini disusun mengalami kekosongan BBM jenis pertalite dan pertamax.

Sedangkan untuk jenis bio solar dan dexlite, masih tersedia dan antrean juga tetap terjadi sejumlah truk dan lainnya.

Warga berharap, agar kondisi jalan yang rusak ini segera diatasi supaya tidak berdampak parah pada sektor lain.

Pasalnya, jalan nasional lintas Pakpak Bharat-Subulussalam ini adalah paling vital bagi masyarakat Aceh di wilayah pantai barat selatan.

Pasokan sembako dan kebutuhan lainnya tergantung pada akses jalan nasional di Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Jika kondisi ini tak segera diatasi secara baik, dikhawaatirkan bakal menghambat pasokan sembako dan melumpuhkan ekonomi masyarakat di Aceh wilayah pantai barat selatan. (*)

Baca juga: Sempat Kosong Akibat Putusnya Jalan di Pakpak Bharat, Warga Subulussalam Padati SPBU Berburu BBM

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved