Breaking News:

Pernyataan Lengkap Jokowi soal Tragedi Arema vs Persebaya: Duka Mendalam, Minta Liga 1 Dihentikan

Presiden Jokowi mengeluarkan pernyataan menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 129 orang.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan soal pelonggaran aturan memakai masker, Selasa (17/5/2022). 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Jokowi mengeluarkan pernyataan menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 129 orang. 

Sebanyak 129 orang meninggal dunia akibat kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, tempat berlangsungnya duel Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022). 

Presiden Joko Widodo atau  Jokowi meminta Kompetisi Liga 1 dihentikan sementara sampai ada evaluasi dan perbaikan prosedur dilakukan oleh Pengurus Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). 

Jokowi juga menyatakan, pemerintah telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk turun menangani kasus kericuhan dan tragedi yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam itu.

"Saya juga telah perintahkan Menpora, Kapolri, dan PSSI evaluasi menyeluruh tentang pertandingan," papar Jokowi dalam keterangan pers, Minggu (2/10). 

"Khusus Kapolri, saya minta lakukan investigasi dan usut tuntas kasus ini. Saya juga minta PSSI hentikan Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur dilakuan," sambung Jokowi.

Presiden Jokowi berharap, kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang ini menjadi yang terakhir dalam sepak bola Nasional.

"Saya harap ini tragedi terakhir di Tanah Air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemenusiaan seperti ini," sambung Jokowi. 

Baca juga: VIDEO Tembak Gas Air Mata di Lapangan, Laga Arema FC Vs Persebaya Langgar Aturan FIFA

Berikut pernyataan lengkap Presiden Jokowi soal kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang disiarkan melalui Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022). 

Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang, saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. 

Saya telah meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik. 

Saya juga telah memerintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya. 

Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. 

Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved