Breaking News:

Video

VIDEO Tembak Gas Air Mata di Lapangan, Laga Arema FC Vs Persebaya Langgar Aturan FIFA

Gas air mata juga disebut berandil atas banyaknya korban tewas, yang dilaporkan telah mencapai 129 orang

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Arema FC dinyatakan kalah dari Persebaya usai mengunci kemenangan dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada ajang Liga 1 2022/2023.

Akibat kekalahan pada laga yang dimainkan Sabtu (1/1/2022) malam, para suporter turun ke lapangan dan melakukan aksi kerusuhan.

Pihak keamanan yang berusaha mengurai massa yang turun ke lapangan menembakkan gas air mata.

Baca juga: Update Terbaru Jumlah Korban Tewas Tragedi Laga Arema FC Vs Persebaya, Kini Bertambah Jadi 219 Orang

Tapi, akibat gas air mata tersebut suporter yang mengalami sesak napas dan kemudian pingsan.

Gas air mata juga disebut berandil atas banyaknya korban tewas, yang dilaporkan telah mencapai 129 orang, dimana Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta menyebut 125 diantaranya suporter Arema FC.

Jika merujuk pada peraturan FIFA, penggunaan gas air mata di stadion ternyata dilarang.

Hal itu mengacu pada pasal 19 b pengaman pinggir lapangan dari regulasi Keamanan dan Keselamatan Stadion, dijelaskan.

Dengan demikian digunakannya gas air mata dalam pertandingan Arema FC melawan Persebaya telah melanggar aturan FIFA.

Baca juga: 11 Tragedi Sepak Bola yang Menghilangkan Nyawa Banyak Orang, Laga Arema FC Vs Persebaya Peringkat 2

Banyaknya korban jiwa dan luka-luka, karena para suporter diduga panik dan saling berdesak-desakkan keluar saat gas air mata menyebar ke tribun penonton.

Narator: Syita
Editor: T. Nasharul

Artikel ini telah tayang di https://www.kompas.tv/article/334031/polisi-tembakkan-gas-air-mata-saat-ricuh-arema-fc-vs-persebaya-ternyata-langgar-aturan-fifa?medium=headline&so=2

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved