Breaking News:

Internasional

Tim Penjinak Bom Arab Saudi Kembali Bongkar 947 Ranjau Darat di Yaman Dalam Sepekan

Badan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) melalui “Masam” atau penjinak bom kembali membongkar 947 ranjau darat selama sepekan.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Ribuan ranjau yang ditanam milisi Houthi berhasil dibersihkan oleh tim penjinak bom Arab Saudi di Yaman 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Badan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman ( KSRelief) melalui “Masam” atau penjinak bom kembali membongkar 947 ranjau darat selama sepekan.

Saudi Press Agency (SPA), Senin (3/10/2022) melaporkan sepanjang September 2022, total 3.815 ranjau darat telah dibongkar.

Sehingga jumlah total ranjau darat yang dibersihkan sejak awal proyek “Masam” sudah menjadi 360.573 unit.

Ranjau yang ditanam oleh milisi Houthi di berbagai wilayah Yaman terdiri dari tiga ranjau anti-personil, 412 ranjau anti-tank, 515 artileri yang tidak meledak, dan 17 alat peledak, lapor SPA.

Tim Masam membersihkan 76 ranjau anti-tank, 144 artileri yang tidak meledak, dan 13 alat peledak di Aden.

Di Distrik Hays, sebanyak 14 ranjau anti-tank, satu ranjau anti-personil, 17 amunisi yang tidak meledak, dan satu bahan peledak ditemukan.

Baca juga: Arab Saudi Bantu Perangi Penyakit Malaria dan Bongkar Ribuan Ranjau di Yaman

Sedangkan di Kegubernuran Hodeidah empat ranjau anti-tank dibersihkan.

Sementara itu, empat amunisi yang tidak meledak juga ditemukan di kegubernuran Lahj.

Di Marib, tim membersihkan 287 ranjau anti-tank, 287 persenjataan yang tidak meledak.

Dua alat peledak juga dibersihkan di Harib.

Sedangkan dua ranjau anti-personil dan satu persenjataan yang tidak meledak ditemukan di distrik Raghwan.

Tim Masam membongkar 12 ranjau anti-tank di Shabwa, serta 12 persenjataan yang tidak meledak di Ayn.

Baca juga: Ranjau Tewaskan Empat Bersaudara di Suriah, Keluarganya Pindah ke Rumah Kosong

Serta satu ranjau anti-tank dan satu amunisi yang tidak meledak di Usaylan.

Tim juga mengeluarkan tiga persenjataan yang tidak meledak di Taiz dan satu alat peledak di distrik Al-Wazi'iyah.

Kemudian, sembilan persenjataan yang tidak meledak di Distrik Mawza.

Terakhir, 17 ranjau anti-tank, dan 37 persenjataan yang tidak meledak di distrik Thuba juga berhasil dibongkar.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved