Breaking News:

Video

VIDEO Rekaman Detik-detik Suporter Histeris & Panik Saat Terjebak di Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan

Ia melihat langsung bagaimana gas air mata pihak kepolisian merenggut nyawa satu persatu Aremania yang berada di tribun.

Editor: Thesi Suryadi

SERAMBINEWS.COM, MALANG - Tragedi Stadion Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) kemarin, kini telah merenggut 129 nyawa.

Kebanyakan dari mereka ialah suporter Arema FC yang terkena gas air mata pihak kepolisian.

Dari sekian banyak Aremania yang berhasil menyelamatkan diri saat kejadian, SURYAMALANG.COM berkesempatan mewawancarai salah satu Aremania yang selamat dari tembakan gas air mata.

Korwil Aremania Jalur Gazza Sukorejo Pasuruan, Amin Fals menceritakan detik-detik kejadian naas itu, hingga akhirnya ia dan rombongan Aremania wilayahnya berhasil lolos dari maut.

Beruntung dalam kejadian kemarin, Amin Fals dan Aremania rombongannya berhasil selamat.

Hal itu terjadi karena sebelum pertandingan usai ia menyuruh rombongannya untuk keluar terlebih dahulu.

Amin mengaku menjadi saksi hidup tragedi itu.

Ia melihat langsung bagaimana gas air mata pihak kepolisian merenggut nyawa satu persatu Aremania yang berada di tribun, hingga ratusan nyawa melayang.

Meski selamat dari tragedi Stadion Kanjuruhan, Amin sempat merasakan bagaimana sesaknya menghirup gas air mata dan pedihnya ketika mengenai mata.

Menurut saya itu bukan gas air mata, tapi gas beracun.

Saya mau pulang semalam itu mampir ke RS Wafa Kepanjen, saya lihat teman-teman yang meninggal wajahnya banyak yang biru mengarah ke hitam,” bebernya.

Pihaknya berharap tragedi ini benar-benar diusut hingga tuntas karena ratusan nyawa Aremania melayang usai menghirup gas air mata petugas kepolisian. (*)

Sumber: TribunMadura.com
Video Editor: @thesisuryadi
Narator: @suhiyazahrati

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved