Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Pj Walikota Lhokseukawe Keluarkan Edaran Tentang Pengurangan Penggunaan Plastik untuk OPD

Pj Walikota Lhokseimawe telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 180/15/SE/2022 tentang pengurangan penggunaan plastik di dalam wilayah kota Lhokseumawe.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Asisten I Setdako Lhokseumawe, Maksalmina SH MH. 

Pj Walikota Lhokseimawe telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 180/15/SE/2022 tentang pengurangan penggunaan plastik di dalam wilayah kota Lhokseumawe.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pj Walikota Lhokseimawe telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 180/15/SE/2022 tentang pengurangan penggunaan plastik di dalam wilayah kota Lhokseumawe.

Asisten Setdako Lhokseumawe, Maksalmina SH MH, Rabu (5/10/2022), menjelaskan, surat edaran yang telah diteken Pj Walikota Lhokseumawe tersebut sekarang ini sudah disebarkan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, pimpinan lembaga pendidikan, hingga para camat.

Adapun isi surat edaran tersebut adalah:

Baca juga: 2,4 Ton Sampah Plastik Diangkut dari Muara Krueng Aceh, Kotak Rokok hingga Botol Air

Dalam rangka melaksanakan kebijakan nasional tentang pengelolaan sampah berupa pengurangan sampah plastik dan  Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, maka dihimbau kepada setiap OPD untuk melaksanakan Kegiatan Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik  di Lingkungan Pemerintahan, meliputi:

1. Tidak menggunakan bahan-bahan yang dapat menimbulkan sampah, seperti piring, gelas, kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai, dan/atau kantong plastik di lingkungan kerja masing masing.

2. Di dalam pelaksanaan rapat, sosialisasi, pelatihan, dan kegiatan sejenis di kantor tidak menggunakan pembungkus makanan/kemasan minuman plastik.

3. Menyediakan dispenser dan/atau teko air minum dan gelas minum disetiap ruang kerja/ ruang pertemuan/aula.

4. Meningkatkan penggunaan peralatan makan dan minum yang terbuat dari kaca, melamin, keramik, dan rotan antara lain dengan membiasakan penggunaan botol minum/tumbler  sebagai alat minum dan membawa alat makan pribadi.

5. Mengurangi penggunaan spanduk, back drop, baliho, dan media iklan lainnya yang berbahan plastik pada kegiatan rapat, sosialisasi, pelatihan, dan kegiatan sejenis lainnya.

6. Pimpinan OPD melakukan sosialisasi terhadap pengurangan penggunaan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai di unit kerja masing-masing.

Demikian surat edaran ini untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.(*)

Baca juga: Mahasiswa UNIKI Manfaatkan Sampah Plastik Menjadi Tas, Latih Ibu-ibu Saat KKM

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved