Breaking News:

Kesehatan

5 Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir, Ini Tips Menjaga Kesehatan dan Keselamatan saat Banjir

Memasuki musim hujan seperti sekarang, bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah di Aceh kerap terjadi, salah satunya adalah banjir.

Editor: Firdha Ustin
Dok Polda Aceh
Personel Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor membantu mengevakuasi korban banjir di Desa Teupin Keubu, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (5/10/2022). 

5 Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir, Warga Diharapkan Waspada Terhadap Penyakit

SERAMBINEWS.COM - Memasuki musim hujan seperti sekarang, bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah di Aceh kerap terjadi, salah satunya adalah banjir.

Intensitas curah hujan yang tinggi membuat beberapa daerah di Indonesia mengalami banjir bandang.

Diberitakan Serambinews.com sebelumnya, banjir kembali merendam ratusan rumah warga dalam lima kecamatan di Kabupaten Aceh Utara pada Rabu (5/10/2022) pagi.

Rumah yang terendam tersebut di Kecamatan Samudera, Lhoksukon, Matangkuli, Pirak Timu, sebagian Cot Girek.

Rumah warga di Lhoksukon dan Samudera terendam banjir akibat tanggul sungai jebol.

Untuk di Kecamatan Samudera banjir terjadi karena tanggul Krueng Pase di kawasan Desa Madan jebol.

Baca juga: Banjir di Aceh Utara Meluas Rendam 7 Kecamatan, Imbas Luapan Sungai Krueng Keuruto dan Krueng Pirak

Sementara itu, banjir Lhoksukon terjadi karena meluap air dari Krueng Peuto, jebol tanggul di kawasan Desa Buloh tersebut akhirnya juga berimbas  sampai merendam sebagian rumah di Kecamatan Cot Girek.

Kemudian, di Kecamatan Matangkuli dan Pirak Timu terjadi banjir karena meluap air dari Krueng Keureuto dan Krueng Pirak yang berada di kawasan itu.

Hingga kini, banjir di kawasan Aceh Utara dan sekitarnya pada Kamis, (6/10/2022) masih belum surut.

Masyarakat Aceh Utara diharapkan waspada, karena ketika bencana banjir melanda suatu wilayah.

Saat banjir, potensi yang bisa ditimbulkan bukan hanya hanyut terbawa arus atau rusaknya berbagai benda yang terendam air, tapi risiko terpapar penyakit menular tertentu juga sangat tinggi.

Banjir juga dapat menyebabkan seseorang cedera, hipotermia, hingga tergigit hewan yang terbawa air.

Baca juga: Pengungsi Banjir di Aceh Utara Capai 13.708 Jiwa, Ini Wilayah yang Terdampak

Sementara, pada kesehatan, banjir berisiko meningkatkan penularan penyakit lewat air seperti demam tifoid atau tipes, kolera, leptospirosis, ataupun hepatitis A.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved