Kamis, 4 Juni 2026

Video

VIDEO - Tradisi Maulid Nabi di Aceh Tenggara, Warga Serbu Bambu Lemang Jadikan Makanan Khas Alas

Bambu lemang biasanya laku dijual dua kali dalam setahun yakni pada saat Lebaran Idul Adha dan juga Maulid Nabi Muhammad Saw.

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: m anshar

Laporan Asnawi Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad, warga di Aceh Tenggara, serbu penjual bambu lemang di Pajak Pagi Kutacane Desa Lawe Rutung Kecamatan Lawe Bulan, Kamis (6/10/2022).

Maulid Nabi Muhammad SAW atau Maulud saja adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang dalam tahun Hijriyah jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal.

Kata maulid atau milad adalah dalam bahasa Arab berarti hari lahir.

Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat.

Harga bambu bervariasi, antara Rp 15.000

hingga Rp 20.000/batang tergantung ukurannya.

Seorang pedagang ambu Lemang, Yani, mengatakan, bambu dijual Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu perbatang. Setiap batang dipotong -potong bisa 9 hingga 11 potong.

Bambu lemang biasanya laku dijual dua kali dalam setahun yakni pada saat Lebaran Idul Adha dan juga Maulid Nabi Muhammad Saw.

Memasak lemang menggunakan beras ketan (pulut) bungkus daun pisang, memakai santan dan lainnya, ini merupakan makanan khas Tanoh Alas dalam memeriahkan Lebaran Idul Adha dan Maulid Nabi.

Lanjutnya, pada Jumat (7/10/2022) memasak lemang sudah dimulai sejak pagi hingga malam hari.

Sedangkan, pada Sabtu (8/10/2022) Maulid Nabi di desa-desa yang sebagian besar dilaksanakan di masjid -masjid.(*)

Narator: Suhiya Zahrati

Video Editor: M Anshar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved