Breaking News:

Internasional

AS dan Australia Sampaikan Belasungkawa ke Thailand, Sebuah Kekerasan Memilukan

Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Australia menyampaikan belasungkawa ke pemerintah Thailand.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Foto bagian depan bangunan tempat penitipan anak yang jadi sasaran lokasi penembakan massal di Provinsi Nong Bua Lam Phu, Thailand, Kamis (6/10/2022). 

SERAMBINEWS.COM, CANBERRA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Australia menyampaikan belasungkawa ke pemerintah Thailand.

“Semua warga Australia mengirimkan belasungkawa ke mereka,” tulis Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Twitter, Jumat (7/10/2022).

"Kekerasan ini tidak masuk akal dan memilukan," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AP.

Penembakan massal terburuk di Thailand sebelumnya dilakukan seorang tentara yang tidak puas di dalam dan sekitar sebuah mal di kota timur laut Nakhon Ratchasima pada 2020.

Serangan bersenjata itu menewaskan 29 orang dan menahan pasukan keamanan sekitar 16 jam sebelum akhirnya dibunuh oleh mereka.

Baca juga: Teluk Kutuk Serangan Bersenjata Mematikan Terhadap Anak Sekolah di Thailand

Hampir 60 orang lainnya terluka dalam serangan itu.

Korban tewasnya melampaui serangan terburuk sebelumnya terhadap warga sipil, pemboman 2015 di sebuah kuil di Bangkok yang menewaskan 20 orang.

Diduga dilakukan oleh pedagang manusia sebagai pembalasan atas tindakan keras terhadap jaringan mereka.

Bulan lalu, seorang petugas menembak rekan kerja di Sekolah Perang Angkatan Darat Thailand di Bangkok, menewaskan dua orang dan melukai yang lain sebelum dia ditangkap.(*)

Baca juga: FAKTA Pembantaian di Thailand Tewaskan 34 Orang, Banyak Korban Anak-anak, Pelaku Eks Perwira Polisi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved