Breaking News:

Internasional

Teluk Kutuk Serangan Bersenjata Mematikan Terhadap Anak Sekolah di Thailand

Sejumlah negara Teluk mengutuk serangan bersenjata terhadap pusat penitipan anak pra-sekolah di Thailand yang menewaskan 36 orang, sebagian besar anak

Editor: M Nur Pakar
AFP
Sepasang suami istri meletakkan karangan bunga di sekolah, tempat anaknya menjadi korban serangan polisi di Filipina. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Sejumlah negara Teluk mengutuk serangan bersenjata terhadap pusat penitipan anak pra-sekolah di Thailand yang menewaskan 36 orang, sebagian besar anak-anak.

Kementerian Luar Negeri UEA, Jordania dan Mesir merilis pernyataan, mengutuk keras serangan itu.

Kemudian, menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada pemerintah Thailand dan keluarga para korban, berharap pemulihan cepat bagi mereka yang terluka.

Sedangkan Perdana Menteri Kuwait Sheikh Ahmad Nawaf al-Sabah menyampaikan belasungkawa kepada Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, lansir Arab News, Jumat (7/10/2022).

Baca juga: 34 Orang Tewas dalam Penembakan di Thailand, Pelaku Mantan Perwira Polisi Habisi Istri dan Anaknya

Polisi mengidentifikasi pembunuhnya bernama Panya Kamrab (34), mantan sersan polisi yang dipecat dari dinas pada Januari 2022.

Menurut laporan polisi yang dilihat oleh Arab News, dia dipecat setelah ditemukan memiliki narkotika.

Panya diperkirakan pergi ke pusat penitipan anak untuk menemukan putranya.

Tetapi ketika dia gagal menemukan bocah itu, dia mulai menembak.

Dia kemudian kembali ke rumah, di mana dia membunuh istri dan anaknya.(*)

Baca juga: FAKTA Pembantaian di Thailand Tewaskan 34 Orang, Banyak Korban Anak-anak, Pelaku Eks Perwira Polisi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved