Breaking News:

Internasional

Thailand Berduka, Keluarga Korban Menangis Terisak-Isak Atas Kehilangan Anak-Anak Mereka

Thailand berduka atas Tragedi mematikan yang dilakukan oleh seorang anggota polisi.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Sepasang suami istri meletakkan karangan bunga di sekolah, tempat anaknya menjadi korban serangan polisi di Filipina. 

SERAMBINEWS.COM, UTHAI - Thailand berduka atas Tragedi mematikan yang dilakukan oleh seorang anggota polisi.

Dilaporkan, teman-teman memeluk anggota keluarga lain yang terisak-isak atas kehilangan mereka yang mengejutkan di sebuah komunitas pedesaan timurlaut Thailand.

Mereka berduka atas anak-anak dan korban lainnya yang dibunuh oleh seorang petugas polisi yang dipecat dalam amukan penembakan paling mematikan di negara itu.

Sedikitnya 24 dari 36 orang yang tewas dalam serangan di kota kecil Uthai Sawan merupakan anak-anak.

Pada Jumat (7/10/2022) pagi, perwakilan kerajaan dan pemerintah berdiri berbaris untuk meletakkan karangan bunga di depan pintu utama Pusat Pengembangan Anak Muda.

Mereka diikuti oleh anggota keluarga yang menangis, yang mengumpulkan tangan mereka dalam doa sebelum meletakkan bunga putih di lantai kayu.

Baca juga: Teluk Kutuk Serangan Bersenjata Mematikan Terhadap Anak Sekolah di Thailand

“Saya menangis sampai tidak ada lagi air mata yang keluar dari mata saya," kata Seksan Sriraj (28), yang istrinya seorang guru di sekolah itu akan melahirkan bulan ini.

"Mereka tetap di hati saya,” tambahnya.

"“Istri dan anak saya telah pergi ke tempat yang damai dan harus tetap melanjutkan hidup," ujarnya.

"Jika saya tidak bisa melanjutkan, istri dan anak saya akan mengkhawatirkan saya, dan mereka tidak akan dilahirkan kembali di kehidupan berikutnya. Itu saja," tambahnya.

Banyak kerabat berkumpul di depan pusat penitipan anak untuk memulai proses klaim kompensasi dan psikolog juga dikirim ke lokasi untuk membantu mereka.

Tujuh dari 10 orang yang terluka masih dirawat di rumah sakit sampai Jumat (7/10/2022).

Baca juga: 34 Orang Tewas dalam Penembakan di Thailand, Pelaku Mantan Perwira Polisi Habisi Istri dan Anaknya

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida mengunjungi dua rumah sakit yang merawat korban terluka.

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengunjungi pusat penitipan anak dan rumah sakit.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved