Breaking News:

Video

VIDEO Hukum "Berguru" Mengaji pada Medsos atau Belajar Alquran Otodidak

Belajar dari YouTube, atau pada medsos dilakukan sebagian orang karena mudah dan bisa belajar kapan saja dan dimana saja.

Editor: Syamsul Azman
SERAMBI ON TV
Pembahasan mengenai hukum mengaji tanpa guru atau belajar Alquran otodidak dijelaskan Fazlul Ridha, Lc (Koordinator Tim Tahsin Ikat Aceh) dalam program Jumat Mubarak dengan tema "Tahsin Al-Qur’an: Klinik Al Fatihah," dipandu Syamsul Azman. 

SERAMBINEWS.COM - Kemudahan untuk mengakses informasi saat ini tidak luput pula dari kemudahan untuk mempelajari ilmu tanpa guru.

Belajar dari YouTube, atau pada medsos dilakukan sebagian orang karena mudah dan bisa belajar kapan saja dan dimana saja.

Namun, selain ada kelebihan, tidak terlepas pula dari kekurangan.

Kekurangan belajar tanpa seorang guru seperti ketika salah dalam membaca Alquran, tidak ada sosok guru yang meluruskan.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah dalam Kitabul ‘Ilmi yang dikutip Serambinews.com dari Muslim.or.id, Jumat (7/10/2022), menjelaskan bahwa seseorang penuntut ilmu hendaknya memiliki guru dan tidak membiarkan dirinya belajar sendiri tanpa bimbingan.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin ditanya tentang sebuah ungkapan yang berbunyi :

مَنْ كَانَ شَيْخُهُ كِتَابَهُ فَخَطَئُهُ أَكْثَرْ مِنْ صَوَابِهِ

“Barangsiapa yang gurunya adalah bukunya, maka kesalahannya lebih banyak daripada benarnya”.

Pembahasan mengenai hukum mengaji tanpa guru atau belajar Alquran otodidak dijelaskan Fazlul Ridha, Lc (Koordinator Tim Tahsin Ikat Aceh) dalam program Jumat Mubarak dengan tema "Tahsin Al-Qur’an: Klinik Al Fatihah," dipandu Syamsul Azman.

Program ini disiarkan langsung dari YouTube dan Fanpage Serambinews.com. (*)

Editor: Syamsul Azman Yr

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved