Breaking News:

Anak Pimpinan Ponpes Rudapaksa Santriwati, Korban Diajak Nonton Film Dewasa, Ponpes Kini Ditutup

RM (18), anak pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Bontang, Kalimantan Timur diduga merudapaksa santriwati yang masih di bawah umur.

Editor: Amirullah
file Anadolu Agency
Ilustrasi Penjara - Anak Pimpinan Ponpes Rudapaksa Santriwati 

Penulis: Nanda Lusiana Saputri

SERAMBINEWS.COM - Kasus rudapaksa di lingkungan pendidikan kembali terjadi.

Kali ini terjadi di pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Bontang, Kalimantan Timur.

RM (18), anak pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Bontang, Kalimantan Timur diduga me rudapaksa santriwati yang masih di bawah umur.

Polres Bontang telah menetapkan RM sebagai tersangka.

RM juga telah diamankan di Mako Polres Bontang untuk menjalani pemeriksaan.

Diketahui aksi asusila itu dillakukan RM pada Juli 2022, di belakang pesantren.

Saat itu, pelaku yang merupakan mahasiswa di salah satu universitas di Makassar itu pulang ke Bontang karena libur perkuliahan.

Dihimpun Tribunnews.com, berikut 5 fakta anak pimpinan ponpes di Bontang rudapaksa santriwati.

1. Paksa Nonton Film Dewasa

Mengutip Kompas.com, motif pelaku adalah memanggil korban dan mengajaknya menonton film dewasa.

Korban sempat menolak, namun pelaku terus memaksa.

"Korban dipaksa nonton film porno oleh pelaku, sempat ditolak korban tapi dipaksa."

"Kemudian dibawa pelaku ke belakang ponpes lalu dilakukan pemerkosaan," kata Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prasitya, Sabtu (8/10/2022).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved