Rabu, 15 April 2026

Internasional

Google Sudah Akui Media Sosial Milik Donald Trump

Truth Social, media sosial milik eks Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dapat lampu hijau Google untuk masuk ke Play Store

Editor: bakri
log.com.tr
Google 

WASHINGTON DC - Truth Social, media sosial milik eks Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dapat lampu hijau Google untuk masuk ke Play Store.

Itu artinya, pengguna Android dapat mengunduh aplikasi tersebut di ponsel masing-masing.

Melansir CNN Business, Google sebelumnya tak mengizinkan Truth Social beredar di Play STore.

Pasalnya, Google menganggap aplikasi tersebut belum memenuhi ketentuan soal konten yang berisi kekerasan.

Namun juru bicara Google mengonfirmasi, Truth Social kini telah memenuhi ketentuan tersebut.

"Aplikasi bisa beredar di Play Store dengan syarat mereka memenuhi panduan kami, termasuk keharusan untuk memoderasi konten dari pengguna secara efektif dan menghapus unggahan yang berisi kekerasan," kata juru bicara tersebut.

Truth Social kini memiliki kebijakan, pengguna akan dihapus dari platform jika memuat konten yang mendorong kekerasan.

Mereka juga setuju untuk menerapkan kebijakan serupa untuk konten yang berisi hasutan.

Truth Social sebetulnya sudah mengajukan diri untuk tampil di Play Store sejak Agustus.

Baca juga: Presiden Joe Biden Tuduh Partai Republik Pendukung Donald Trump Sebagai Ekstrimis

Baca juga: 6 Jam Diperiksa Jaksa Agung New York Terkait Dugaan Penipuan, Donald Trump Bungkam

Namun pengajuan mereka ditangguhkan karena masalah konten berisi hasutan dan kekerasan tersebut.

Di luar Android, Truth Social sudah bisa diunduh lebih dahulu pada Februari.

Alhasil, pengguna Android yang ingin memakainya harus menggunakan versi web atau toko aplikasi lain.

Mengutip Engadget, Google mensyaratkan aplikasi yang memuat konten dari pegguna (user generated content), harus punya kebijakan untuk mencegah tindakan abusif, ancaman kekerasan, dan mekanisme untuk memaksakan kebijakan itu.

Trump meluncurkan Truth Social pada Februari lalu setelah akun Facebook dan Twitternya ditutup.

Penutupan akun Trump berkaitan denngan kerusuhan di Capitol yang dibuat pendukungnya. (cnnindonesia.com)

Baca juga: Setelah Gerebek Rumah Donald Trump di Florida, FBI Sita Ponsel Sekutu Mantan Presiden AS

Baca juga: FBI Gerebek Rumah Donald Trump, Dituduh Hilangkan Dokumen Rahasia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved