Breaking News:

Internasional

Israel Blokade Nablus, 200.000 Warga Palestina Terkurung Sepekan Lebih, Pintu Masuk Kota Ditutup

Tentara Israel memblokade 200.000 warga Nablus dan desa-desa sekitarnya di Tepi Barat.

Editor: M Nur Pakar
AFP/JAAFAR ASHTIYEH
Seorang pria Palestina melintasi barikade yang menghalangi pintu masuk ke Kota Nablus di Tepi Barat, Palestina, Selasa (18/10/2022). 

SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Tentara Israel mem blokade 200.000 warga Nablus dan desa-desa sekitarnya di Tepi Barat, Palestina.

Beberapa jalan utama tetap tertutup dan balok semen digunakan untuk memblokir pintu masuk kota.

Pos pemeriksaan bergerak acak juga diaktifkan untuk mengganggu kehidupan penduduk, sumber Palestina mengatakan kepada Arab News, Rabu (19/10/2022)/

Tidak ada penghentian tindakan keras Pasukan Pertahanan Israel, dinas keamanan internal Shin Bet, atau pasukan Polisi Perbatasan Israel di Nablus, Jenin dan kota-kota Tepi Barat lainnya.

Puluhan orang telah ditangkap dan senjata ringan disita saat pihak berwenang Israel memburu anggota militer lokal Areen Al-Osood.

Kelompok itu dituduh menargetkan pasukan militer dan pemukim Israel.

Baca juga: Alami Luka Tembak di Dada, Seorang Pria Palestina Tewas di Rumah Sakit

Sebanyak 150 pejuangnya tidak berafiliasi dengan organisasi tradisional Palestina seperti Fatah atau Hamas ditangkap.

Pemukim Israel di daerah itu secara signifikan meningkatkan serangan terhadap petani Palestina.

Warga Yahudi menargetkan desa dan kota, menutup persimpangan jalan, menebang pohon, dan menghancurkan kendaraan warga Palestina.

Analis melihat tindakan keras dengan latar belakang pemilihan legislatif mendatang di Israel pada 1 November 2022.

Beberapa telah menyatakan keprihatinan serangan itu mungkin meningkat dalam beberapa hari mendatang.

Hal itu sebagai bentuk hukuman kolektif, karena perlakuan kasar terhadap warga Palestina dapat membantu politisi.

Baca juga: Uni Emirat Arab Bantu Rumah Sakit Makassed Palestina, Kucurkan Dana Rp 385 Miliar

Dengan perkiraan, akan mendapatkan suara di antara pemukim di Tepi Barat, yang jumlahnya diperkirakan sekitar 700.000 orang.

Lebih dari 120 warga Palestina telah tewas, puluhan terluka dan ratusan ditangkap oleh tentara Israel sejak awal tahun di Tepi Barat dan Jerusalem Timur.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved