Denmark Open 2022

Kalahkan Juara Dunia di Babak Pertama, Jeppe Bay/Lasse Molhede : Itu Pencapaian Terbesar Kami

Pasangan ganda putra Denmark, Jeppe Bay/Lasse Molhede, masih tidak percaya bisa mengalahkan ranking 1 dunia asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Editor: Firdha Ustin
AFP/KAZUHIRO NOGI
Ganda putra Denmark Jeppe Bay (kanan) dan Lasse Molhede merayakan kemenangan atas wakil Malaysia Goh V Shem dan Tan Wee Kiong pada pertandingan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Tokyo pada 24 Agustus 2022. Terkini, Jeppe Bay/Lasse Molhede, mengalahkan ganda nomor 1 dunia, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang), pada Denmark Open 2022. 

Kalahkan Juara Dunia di Babak Pertama,  Jeppe Bay/Lasse Molhede : Itu Pencapaian Terbesar Kami

SERAMBINEWS.COM - Pasangan ganda putra Denmark, Jeppe Bay/Lasse Molhede, masih tidak percaya bisa mengalahkan ranking 1 dunia asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pada babak 32 besar Denmark Open 2022 kemarin.

Pada pertanding yang digear di Jsyke Bank Arena, Odense, Selasa (18/10/2022) malam WIB itu, Bay/Molhede secara mengejutkan mampu mengalahkan Hoki/Kobayashi hanya dengan dua gim langsung, dengan skor21-15, 21-14.

Bay/Molhede mengatakan kemenangan ini di luar perkiraan mereka.

Menurutnya, ini merupakan kemenangan terbesar yang pernah mereka raih di karier profesional sebagai pebulutangkis.

"Mengalahkan mereka tidak terlintas dalam pikiran kami ketika kami mengenakan kaus kaki kami pagi ini," kata Molhede dikutip Serambinews.com pada Rabu, (19/10/2022) dari situs resmi BWF.

"Kami telah bertanding melawan banyak pasangan kelas dunia dan hampir dekat untuk menang. Kini, ada baiknya kami untuk bisa melewati batas (kemampuan)," lanjut mereka.

Baca juga: Profil Jonatan Christie Pebulu Tangkis Indonesia yang Lolos ke Babak 16 Besar Denmark Open 2022

Baca juga: Link Live Streaming Denmark Open 2022, 9 Wakil Indonesia Akan Bertanding

Baca juga: Jadwal Denmark Open 2022 Hari Ini, 9 Wakil Indonesia Berlaga Dibabak Pertama, Ada The Minions

"Benar-benar kemenangan terbesar kami sejauh ini. Ketika mengalahkan pasangan No 1 dunia, itu langsung adalah puncak pencapaian, apalagi kami melakukannya di negeri sendiri, itu luar biasa," tutur pebulu tangkis berusia 28 tahun.

Sementara itu, Hoki/Kobayashi merasa mereka kali ini bermain sangat buruk dan membuat banyak kesalahan.

"Terlalu banyak kesalahan," ucap Kobayashi.

"Kami tidak bermain bagus atau mendikte lawan. Kami harus kembali ke level yang membuat kami sulit dikalahkan seperti tahun lalu," tuturnya.

(Serambinews.com/Fadillah Fitri Dayanti)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved