Selasa, 9 Juni 2026

Berita Aceh Tamiang

Mangkrak Empat Tahun, Stadion Tamiang Jadi Tempat Gembala Ternak

Hewan ternak ini berbaur dengan masyarakat yang melakukan jogging dan anak-anak sekolah sepak bola yang berlatih setiap sore di stadion

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBI/RAHMAT WIGUNA
Stadion Aceh Tamiang yang terbengkalai sejak tahun 2018 lalu terlihat kumuh dan berlumut, Selasa (18/10/2022). 

Banjir musiman ini sudah dirasakan warga sejak 2019 atau setelah sheet pile di wilayah ambruk diterjang banjir sebelumnya.

“Dalam setahun bisa tiga sampai empat kali banjir,” kata Datok Penghulu Kampung Rantau Pakam, Ruslan.

Menurut Ruslan, warganya berhak menagih janji Pemerintah Aceh untuk membenahi tanggul di kampungnya.

Sebab, janji perbaikan tanggul itu disampaikan Gubernur Aceh ketika meninjau banjir bersama Pangdam IM, Kapolda Aceh, dan unsur Forkopimda lainnya pada tahun 2020.

“Kami bolak-balik gotong royong perbaiki tanggul, tapi tetap banjir.

Sekarang kami cuma bisa pasrah,” ungkapnya.

Kadis PUPR Aceh Tamiang, Edi Mofrizal mengungkapkan, perbaikan bibir sungai sudah dilakukan Pemerintah Aceh dengan membangun tanggul di Teluk Halban.

Tanggul yang saat ini sedang dikerjakan diharapkan selesai sebelum Desember mendatang.

Namun, ia menilai anggaran yang dikucurkan pemerintah Rp 1,9 miliar belum cukup untuk melindungi wilayah itu dari ancaman banjir.

Berdasarkan kalkulasi yang mereka lakukan, dibutuhkan minimal Rp 15 miliar untuk menciptakan lingkungan bebas banjir di wilayah pesisir tersebut. (*)

Baca juga: Pembangunan Stadion Tamiang Dilanjutkan, Provinsi Kucurkan Rp 7,8 Miliar

Baca juga: Menteri PUPR Minta Percepat Tangani Tanggul Jebol akibat Banjir

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved